Jadi begini soal CLARITY yang tidak lolos ini—lembaga tetap bisa membangun kerangka kerja mereka sendiri, kan? Tapi kerangka kerja itu ibarat sasaran empuk. Siapa pun yang merasa lembaga melangkah terlalu jauh bisa menggugat mereka ke pengadilan.
Biasanya, pengadilan tidak suka mengutak-atik keputusan regulator. Tapi sejak Mahkamah Agung membatalkan Chevron pada tahun 2024, semuanya jadi tidak pasti. Doktrin itu dulu memberi ruang napas besar bagi lembaga. Sekarang? Kita benar-benar tidak tahu bagaimana pengadilan akan memutuskan. Dan setiap gugatan justru membuat proses makin macet.
Yang saya suka: SEC tidak diam menunggu sampai September. Mereka bergerak. Itulah intinya—semoga legislasi cepat mendarat, tapi jangan berharap begitu saja. Tetap bangun kerangkanya. Memang berantakan, tidak pasti, tapi setidaknya ada pergerakan.
Biasanya, pengadilan tidak suka mengutak-atik keputusan regulator. Tapi sejak Mahkamah Agung membatalkan Chevron pada tahun 2024, semuanya jadi tidak pasti. Doktrin itu dulu memberi ruang napas besar bagi lembaga. Sekarang? Kita benar-benar tidak tahu bagaimana pengadilan akan memutuskan. Dan setiap gugatan justru membuat proses makin macet.
Yang saya suka: SEC tidak diam menunggu sampai September. Mereka bergerak. Itulah intinya—semoga legislasi cepat mendarat, tapi jangan berharap begitu saja. Tetap bangun kerangkanya. Memang berantakan, tidak pasti, tapi setidaknya ada pergerakan.