Alphabet's Google pada Rabu mengumumkan serangkaian fitur kesehatan baru untuk perangkat wearable, dipimpin oleh alat yang dapat melacak resistensi insulin dari waktu ke waktu. Menurut Sina Finance, perusahaan tersebut mengatakan bahwa fitur baru ini merupakan langkah menuju pemantauan gula darah yang lebih komprehensif.
Fitur ini tidak akan terus-menerus memantau atau menampilkan langsung pembacaan gula darah. Sebagai gantinya, Google mengatakan bahwa fitur tersebut menggabungkan kecerdasan buatan dengan data sensor, termasuk akselerometer, barometer, sensor detak jantung, dan sensor suhu kulit, untuk menilai seberapa besar tingkat ketegangan tubuh saat memetabolisme makanan dan secara tidak langsung memperkirakan perubahan resistensi insulin.
Ketika sistem mendeteksi adanya fluktuasi signifikan pada resistensi insulin pengguna, aplikasi Google Health akan mengirimkan peringatan yang merekomendasikan penyesuaian gaya hidup atau konsultasi dengan dokter. Google juga meluncurkan pemantauan tren tekanan darah dan analisis pola pernapasan pada malam hari. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa alat-alat ini telah diintegrasikan dengan kapabilitas kesehatan yang sudah ada menjadi sebuah rangkaian bernama Health Guardian.
Fitur-fitur ini akan diluncurkan kemudian dan akan diperkenalkan di New York bersamaan dengan smartphone Pixel baru dari Google. Google mengatakan fitur tersebut akan hadir lebih dulu di Pixel Watch 5 dan Fitbit Air sebelum diperluas ke perangkat lain.
