Harmony hari ini dibongkar. Pelaku menyerang lewat pembuatan blok kosong secara tiba-tiba mencetak 4 miliar token ONE, setara dengan 27% dari jumlah yang beredar. Harga langsung ambruk—turun 36%, bahkan menyentuh level terendah di 0.00057.
Tahukah yang paling gila? Pada awalnya, antarmuka standar totalSupply milik Harmony ternyata tidak menampilkan tambahan 4 miliar tersebut. Artinya, semua alat pemantauan konvensional buta. Penyerang memanfaatkan celah waktu ini untuk memindahkan 97% koin ke bursa. Ini jelas bukan spontan—ini sudah direncanakan.
Dan ini sudah kali kedua Harmony mengalami kejadian besar. Pada 2022, Horizon Bridge dicuri oleh kelompok Lazarus dari Korea Utara senilai 100 juta dolar. Pada 2023, ada bug pada sistem staking yang membuat 146 juta token ONE muncul begitu saja. Sekarang, datang lagi kebocoran pencetakan 4 miliar token.
Kesimpulan saya: jika sebuah proyek terus mengalami tiga kali berturut-turut insiden keamanan/sistem, itu bukan soal keberuntungan—melainkan masalah budaya engineering. Jangan disentuh sama sekali.
Tahukah yang paling gila? Pada awalnya, antarmuka standar totalSupply milik Harmony ternyata tidak menampilkan tambahan 4 miliar tersebut. Artinya, semua alat pemantauan konvensional buta. Penyerang memanfaatkan celah waktu ini untuk memindahkan 97% koin ke bursa. Ini jelas bukan spontan—ini sudah direncanakan.
Dan ini sudah kali kedua Harmony mengalami kejadian besar. Pada 2022, Horizon Bridge dicuri oleh kelompok Lazarus dari Korea Utara senilai 100 juta dolar. Pada 2023, ada bug pada sistem staking yang membuat 146 juta token ONE muncul begitu saja. Sekarang, datang lagi kebocoran pencetakan 4 miliar token.
Kesimpulan saya: jika sebuah proyek terus mengalami tiga kali berturut-turut insiden keamanan/sistem, itu bukan soal keberuntungan—melainkan masalah budaya engineering. Jangan disentuh sama sekali.