TENCENT MENGELUARKAN MILIARAN UNTUK MENANGI PERANG AI — DAN ANGKANYA MENJERIT
Tencent baru saja merilis kuartal yang terlihat kuat di permukaan — tapi di balik itu, ceritanya jauh lebih brutal.
Pendapatan: ¥204.78B — di atas perkiraan analis ¥202.17B.
Laba bersih: ¥56B — jauh di bawah ekspektasi ¥61.82B.
Pendapatan tumbuh 11% YoY, sementara laba yang dilaporkan nyaris tidak bergerak, naik sekitar 1%.
Itu peringatan pertama.
Kedua adalah apa yang Tencent lakukan dengan uangnya.
GAMING SUDAH KEMBALI — KENCANG.
Pendapatan game domestik melonjak 17% YoY menjadi ¥47.3B, melaju lebih cepat dibanding pertumbuhan hanya 6% di Q1.
Game-game besar termasuk Delta Force dan Valorant membantu mendorong pemulihan.
Tapi secara internasional, pendapatan gaming turun 0,8% YoY berdasarkan angka yang dilaporkan, meskipun naik 4% pada kurs konstan.
Jadi ya — mesin gaming Tencent masih terus mencetak uang.
Namun medan tempurnya yang sesungguhnya kini bukan lagi sekadar gaming.
INILAH AI.
TENCENT MENUANGKAN UANG KE DALAM API AI.
Belanja modal Tencent melonjak 65% secara berurutan menjadi ¥52.8B.
Baca lagi.
65%.
Perusahaan ini secara agresif membeli daya komputasi dan membangun infrastruktur karena yakin basis pengguna raksasanya pada akhirnya bisa diubah menjadi pendapatan AI.
Tencent mengatakan mereka memiliki lebih dari 1,4 MILIAR pengguna di Weixin dan WeChat.
Basis pengguna itu berpotensi menjadi salah satu jaringan distribusi paling kuat di Bumi.
Dan kini Tencent berusaha memanfaatkannya.
AI SUDAH MULAI MEMENGARUHI BISNIS IKLAN.
Pendapatan layanan pemasaran Tencent naik 22% YoY menjadi ¥43.6B.
Pemicunya?
Rekomendasi iklan berbasis AI.
AI semakin menentukan iklan mana yang dilihat pengguna di berbagai platform Tencent — mengubah miliaran interaksi menjadi mesin monetisasi raksasa.
Tencent juga mulai menguji asisten AI Xiaowei di dalam WeChat, sementara model AI terbaru mereka, Hy3, telah diperluas secara global.
Tapi ini masalahnya:
Tencent tidak berjuang sendirian.
Alibaba datang.
DeepSeek datang.
Moonshot AI datang.
Kimi datang.
#Binance $BTC
Tencent baru saja merilis kuartal yang terlihat kuat di permukaan — tapi di balik itu, ceritanya jauh lebih brutal.
Pendapatan: ¥204.78B — di atas perkiraan analis ¥202.17B.
Laba bersih: ¥56B — jauh di bawah ekspektasi ¥61.82B.
Pendapatan tumbuh 11% YoY, sementara laba yang dilaporkan nyaris tidak bergerak, naik sekitar 1%.
Itu peringatan pertama.
Kedua adalah apa yang Tencent lakukan dengan uangnya.
GAMING SUDAH KEMBALI — KENCANG.
Pendapatan game domestik melonjak 17% YoY menjadi ¥47.3B, melaju lebih cepat dibanding pertumbuhan hanya 6% di Q1.
Game-game besar termasuk Delta Force dan Valorant membantu mendorong pemulihan.
Tapi secara internasional, pendapatan gaming turun 0,8% YoY berdasarkan angka yang dilaporkan, meskipun naik 4% pada kurs konstan.
Jadi ya — mesin gaming Tencent masih terus mencetak uang.
Namun medan tempurnya yang sesungguhnya kini bukan lagi sekadar gaming.
INILAH AI.
TENCENT MENUANGKAN UANG KE DALAM API AI.
Belanja modal Tencent melonjak 65% secara berurutan menjadi ¥52.8B.
Baca lagi.
65%.
Perusahaan ini secara agresif membeli daya komputasi dan membangun infrastruktur karena yakin basis pengguna raksasanya pada akhirnya bisa diubah menjadi pendapatan AI.
Tencent mengatakan mereka memiliki lebih dari 1,4 MILIAR pengguna di Weixin dan WeChat.
Basis pengguna itu berpotensi menjadi salah satu jaringan distribusi paling kuat di Bumi.
Dan kini Tencent berusaha memanfaatkannya.
AI SUDAH MULAI MEMENGARUHI BISNIS IKLAN.
Pendapatan layanan pemasaran Tencent naik 22% YoY menjadi ¥43.6B.
Pemicunya?
Rekomendasi iklan berbasis AI.
AI semakin menentukan iklan mana yang dilihat pengguna di berbagai platform Tencent — mengubah miliaran interaksi menjadi mesin monetisasi raksasa.
Tencent juga mulai menguji asisten AI Xiaowei di dalam WeChat, sementara model AI terbaru mereka, Hy3, telah diperluas secara global.
Tapi ini masalahnya:
Tencent tidak berjuang sendirian.
Alibaba datang.
DeepSeek datang.
Moonshot AI datang.
Kimi datang.
#Binance $BTC