🚨 Uji 200 WMA: Apakah Kita Sudah di Macro Floor Saat Bottom??

Setiap kali Bitcoin berada dekat dengan Rata-Rata Pergerakan Mingguan 200 (200 WMA), sejarah memberi kisah yang sangat spesifik.

Ini tidak pernah perjalanan yang mulus—ini adalah tempat rasa sakit maksimum terjadi.

🔍 Perspektif Historis:

2015 (Dampak Mt. Gox): Fase kapitulasi berakhir di 200 WMA sebelum siklus bull berikutnya.

2018 (Crypto Winter): Bergerak menyamping dan “menyengat” di bawahnya untuk menyapu leverage yang tersisa.

2022 (Kegagalan FTX): Terjadi penurunan singkat di bawah rata-rata sebelum menetapkan dasar jangka panjang.

💡 Apa yang Sedang Ditunjukkan Data Saat Ini:

200 WMA bukan sekadar garis di chart—ini mewakili akumulasi cost basis pemegang jangka panjang.

Rangkaian Likuidasi: Mencapai level ini biasanya memicu likuidasi paksa bagi trader yang memakai leverage berlebihan.

Zona Smart Money: Secara historis, ini adalah area ketika likuiditas institusional turun tangan sementara ritel panik menjual.

Jika struktur ini bertahan, kemungkinan kita sedang melihat pembentukan macro bottom. Jika gagal, bersiaplah untuk adanya sapuan likuiditas sementara sebelum pemulihan yang sesungguhnya.

Apakah kamu mulai akumulasi di sini dengan spot, atau menunggu konfirmasi struktur pasar menembus ke atas sebelum mengambil risiko??...

$BTC