PASAR MOBIL TIONGKOK HANCUR LEBUR OLEH MOBIL LISTRIK

Pasar otomotif Tiongkok sudah tidak lagi menjadi arena tempat para produsen mobil Barat lama menganggap mereka pasti ada di posisi itu.

Angkanya makin brutal.

Menurut data industri terbaru yang dikutip dari Autohome, konsumen Tiongkok semakin memilih EV, hibrida, dan merek domestik yang agresif — sementara produsen asing tradisional terdorong ke pinggir.

Berikut 5 angka yang perlu Anda pahami.

1. GEELY MENGAMBIL POSISI TERATAS

Hatchback listrik Geely Xingyuan menjadi model terlaris di Tiongkok selama enam bulan hingga Juli, dengan hampir 197.500 unit terjual.

Harga?

Di bawah 100.000 yuan — sekitar $14.820.

Itu medan perangnya.

Terjangkau. Listrik. Pasar massal.

Geely juga bukan sekadar penantang kecil. Perusahaan ini menempati peringkat kedua di Tiongkok berdasarkan total penjualan kendaraan pada 2025, di belakang BYD.

2. TESLA MASIH TERUS MENJUAL (MASIH GILA)

Model Y Tesla menempati peringkat kedua, dengan lebih dari 180.000 unit terjual.

Kisaran harga:

263.500–313.500 yuan.

Harga itu jauh lebih mahal daripada Xingyuan milik Geely.

Tapi konsumen Tiongkok tetap membeli produk itu.

Ini penting.

Karena Tesla membuktikan bahwa bahkan di pasar EV paling kejam di Bumi, merek EV asing tetap bisa menguasai permintaan besar ketika produknya tetap kompetitif.

3. BYD BUKAN LAGI SECARA OTOMATIS DI PUNCAK

Di sinilah semuanya jadi menarik.

BYD punya tiga model di dalam top 10, tapi model terlarisnya — Yuan UP yang terjangkau — hanya berada di peringkat kelima, dengan hampir 97.700 unit terjual.

Sebuah model BYD lainnya menyusul di No. 6, sementara Sealion 06 juga masuk ke top 10.

Dan ada satu angka yang kurang sedap:

Penjualan kendaraan penumpang BYD dilaporkan turun lebih dari 10% pada paruh pertama tahun ini.

Itu TIDAK berarti BYD ambruk.

Artinya perang EV di Tiongkok sudah jadi sedemikian kompetitif sehingga bahkan raksasa pun harus berjuang untuk setiap unit.

4. VOLKSWAGEN ADALAH PENYELAMAT TERAKHIR DARI GENERASI LAMA

Lihat top 10.

Hanya ada satu produsen mobil asing tradisional yang tersisa:

Volkswagen.

Lavida bertenaga bensinnya menempati peringkat kesembilan.

Itu tanda peringatannya.