Saya orang Yantai, Shandong. Saat ini saya tinggal menetap di Hangzhou, Zhejiang. Sudah 8 tahun berkutat di dunia kripto—dari modal 50 ribu menjadi 20 juta. Kampung halaman dan Shanghai masing-masing sudah saya beli satu unit vila.​​

Jangan pikir saya mengandalkan insider atau keberuntungan. Saya murni mengandalkan satu set “cara bodoh”.​​

Sekarang saya bagikan 6 pengalaman paling praktis ini untuk Anda. Memahami satu saja mungkin bisa membuat Anda menghindari kerugian puluhan juta.​​

Pertama: setelah kenaikan cepat lalu perlahan turun, jangan panik. Itu adalah cuci piring (wash trading) dari bandar.

Dulu saya selalu terburu-buru menjual setiap kali cepat naik. Baru kemudian saya sadar: ini bandar sedang menyaring floating profit.

Yang perlu diwaspadai adalah setelah terjadi lonjakan besar-besaran dengan volume tinggi, lalu tiba-tiba menekan (sell-off). Itu jebakan untuk menarik orang masuk (bull trap). Tetaplah stabil dan observasi—pasti tidak salah.

Kedua: setelah flash crash lalu naiknya pelan, harus hati-hati. Ini pertanda utama yang sedang distribusi (meletakkan barang).

Jangan selalu merasa, “jatuh segini harusnya memantul kan.” Saya pernah hampir ikut mencoba ambil di dasar seperti itu. Untung saja saya tidak impulsif. Setelah itu, harga koin langsung menembus level support—pasar paling pandai “merapikan” orang-orang yang percaya diri secara buta.

Ketiga: di posisi harga tinggi dengan volume besar tidak selalu buruk; volume yang menyusut justru yang berbahaya.

Kalau harga terus menanjak dan volume masih bisa terus diperbesar, itu berarti masih ada ruang untuk naik. Namun jika di posisi tinggi perdagangan jadi sepi dan volume mendadak turun tajam, crash akan segera datang. Volume adalah sinyal paling nyata.

Keempat: di area bawah, jangan buru-buru saat ada volume besar dalam satu hari; yang jadi peluang adalah kenaikan dengan volume yang terus-menerus.

Volume besar dalam satu hari bisa jadi hanya umpan untuk menarik (bull trap). Tunggu sampai terjadi konsolidasi dengan volume mengecil, lalu lihat beberapa hari berikutnya: jika volume terus meningkat dan harga naik secara berkelanjutan, barulah itu waktu akumulasi yang benar. Kalau Anda selangkah lebih lambat, Anda justru bisa menghindari lubang.

Kelima: inti dari trading kripto adalah trading psikologi manusia.

Anda mengira yang Anda lihat adalah chart K line, padahal yang sebenarnya Anda baca adalah sentimen pasar. Volume adalah kesepakatan bersama semua orang; harga hanya ekspresi luar dari emosi. Kalau Anda memahami volume, Anda akan bisa menangkap ritme trading dengan lebih tepat.

Keenam: level tertinggi di dunia kripto adalah “melepas (let go)”.

Tidak terlalu terikat membuat Anda bisa menunggu peluang sambil tetap kosong (tidak masuk posisi). Tidak serakah membuat Anda tidak mengejar harga tinggi lalu terjebak. Tidak takut membuat Anda berani bertindak dengan tegas—ini bukan menyerah (bukan sekadar rebahan), tapi sikap trading level atas.

Peluang di kripto selalu ada, tetapi orang yang bisa menangkapnya tidak banyak. Kebanyakan orang berjalan sendiri dalam kegelapan.

Saya sudah jatuh ke banyak lubang, jadi saya tahu risiko-risiko apa yang harus dihindari. Cara-cara “bodoh” ini membantu saya menghasilkan uang. Saya juga berharap bisa membantu Anda melihat arah dengan lebih jelas.

Dulu saya menabrak-nabrak sendiri di malam hari yang gelap. Sekarang lampu ada di tangan saya.

Lampu terus menyala—Anda ikut atau tidak?