Emas: Apakah ETF terbesar global terus membeli selama 5 hari berturut-turut, menandakan bull market baru kembali dimulai?

Setelah mendapat katalis kuat dari data Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat lalu, pergerakan jangka pendek emas juga berhasil melangkah ke fase tren bullish yang sangat meledak di tahun ini.

Seiring dengan data NFP AS bulan Juli yang jauh di bawah ekspektasi pasar, hal tersebut langsung menekan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS agar tidak terus mengalami kenaikan. Pada Jumat, emas juga terus melonjak hingga menembus level di atas 4371, yang merupakan posisi tertinggi fase jangka pendek. Namun karena itu terjadi di penghujung sesi Jumat, pergerakan jangka pendek kemudian menghadapi aksi ambil untung dalam skala besar, sehingga mulai bergerak menuju fase konsolidasi lalu turun berangsur-angsur. Pada akhirnya, pada grafik harian, harga ditutup dengan candle bullish yang memiliki sumbu atas yang jelas.

Sementara itu, pada grafik mingguan, seiring tren yang terus menguat sepanjang minggu, harga akhirnya juga berhasil membentuk satu candle bullish besar dengan badan yang penuh. Kenaikan total dalam sepekan mendekati 7%. Saat ini harga berada di level 4418. Dari perspektif jangka menengah, pola tembusan pihak beli (bull) juga pada dasarnya telah terkukuhkan dengan mantap.