Sedikit membahas beberapa momen besar terdekat dari sejak aku masuk ke dunia ini sampai sekarang—namun ternyata aku tidak menangkap satu pun. Lalu aku juga mau ceritakan saat itu aku sedang ngapain. Yang pertama itu moco, koin dengan banyak nol itu. Sehari sebelum meledak dan naik tajam, malamnya aku masih sedang berada di alun-alun dan melihat orang lain memposting. Waktu itu baru ada 30 nol. Di tanganku ada 2000 yuan, tapi aku tidak membelinya. Setelah itu dalam 3 hari langsung naik 100 kali. Berikutnya juga ikut menggerakkan tren moco, semuanya mulai dari 10 kali. Satu pun tidak kutangkap—aku takut rugi.
Kedua, itu Trump. Waktu itu aku sedang kerja sambil melunasi utang. Saat makan siang, lihatnya masih 1 lebih. Waktu malam pulang kerja sudah jadi 7. Keesokan harinya langsung naik sampai lebih dari 70.
Ketiga, Dogecoin—puppies. Di bulan Agustus, aku bahkan sempat membuat postingan yang bilang kalau beli ini bisa balik modal dalam waktu setahun dengan ketentuan tertentu. Tapi keesokan harinya aku langsung jual. Hasilnya, pada bulan Oktober saat libur nasional, Musk cuma dengan satu cuitan saja langsung membuatnya meroket sampai 30 kali lipat. Di dunia kripto, tanpa kepercayaan, tidak akan pernah bisa menghasilkan uang besar. Ketika hari untuk membayangkan hal itu akhirnya datang, barulah aku menyesal dulu tidak memilih untuk percaya, tidak bertahan sampai sekarang.
Kedua, itu Trump. Waktu itu aku sedang kerja sambil melunasi utang. Saat makan siang, lihatnya masih 1 lebih. Waktu malam pulang kerja sudah jadi 7. Keesokan harinya langsung naik sampai lebih dari 70.
Ketiga, Dogecoin—puppies. Di bulan Agustus, aku bahkan sempat membuat postingan yang bilang kalau beli ini bisa balik modal dalam waktu setahun dengan ketentuan tertentu. Tapi keesokan harinya aku langsung jual. Hasilnya, pada bulan Oktober saat libur nasional, Musk cuma dengan satu cuitan saja langsung membuatnya meroket sampai 30 kali lipat. Di dunia kripto, tanpa kepercayaan, tidak akan pernah bisa menghasilkan uang besar. Ketika hari untuk membayangkan hal itu akhirnya datang, barulah aku menyesal dulu tidak memilih untuk percaya, tidak bertahan sampai sekarang.