Presiden rugi 190 juta saat main koin kripto, berbalik jual “omongan kosong” ke Wall Street buat sewa bulanan...

Media Trump mencatat rugi 238 juta pada kuartal kedua, lebih dari 10 kali dibanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan hanya 1,7 juta, bahkan belum sanggup menutup bagian kecil dari defisit. Bukan karena bisnis utamanya yang ambruk—melainkan karena rugi nilai akuntansi yang ditimbulkan oleh kepemilikan Bitcoin dan CRO. Dari satu pos saja sudah 190 juta.

Intinya, dana kas perusahaan publik di rumah presiden itu dipakai seperti meja judi kripto: saat naik, nilai bersih melesat; saat turun, laporan keuangan berdarah-darah. Begitu rugi parah, langsung ganti arah—memotong aktivitas kripto dan taruhan berbasis jaringan, lalu kembali mengurus media sosial. Mereka juga bikin Truth API: menjual postingan Trump dan para “big V” lebih dulu ke institusi frekuensi tinggi di Wall Street. Biayanya 60–100 ribu dolar per bulan. Sambil itu, mereka tetap menyimpan nuklir fusi sebagai “roti” untuk tahun 2031. Hakikat perusahaan ini adalah mentransaksikan pengaruh politik menjadi surat berharga; kripto hanyalah segmen paling gila yang sempat diselipkan. Sekarang mencabut kabelnya bukan tanda sadar—tapi karena laporan keuangannya sudah tak tahan.

Kasus “main kripto sampai rugi lalu menjual data demi memperpanjang umur” seperti ini muncul tiap beberapa tahun sekali. Saya mengamati di buku yang ditandai DJT kunci level dan garis nilai wajar kepemilikan <$BTC >, ingin melihat di ruang obrolan: sebelum laporan keuangan berikutnya, bagaimana mereka menata posisi secara lebih awal.

#特朗普要求伊朗赔偿