Trump Media mengalami kerugian besar pada kuartal kedua hingga lebih dari 238 juta dolar AS, namun pendapatannya hanya 1,7 juta dolar AS—uang itu sebenarnya bocor di mana?

Penyebab utamanya adalah “kerugian di atas kertas” pada aset kripto. Perusahaan memiliki 9.477 keping Bitcoin dan sekitar 756 juta token Cronos (CRO). Penurunan nilai wajar aset digital, aset digital yang telah dip-pledge, serta sekuritas ekuitas pada kuartal kedua menyumbang kerugian lebih dari 190 juta dolar AS; bahkan jika kerugian yang masih bersifat “di atas kertas” dikeluarkan, kerugian operasional tetap melebar dari 44 juta dolar AS pada periode yang sama tahun lalu menjadi 164 juta dolar AS. Dengan kata lain, skala pendapatan bisnis utama Truth Social terlalu kecil, sehingga tidak sanggup menopang valuasi.

📉 Jangka pendek: sentimen masih bearish. DJT sepanjang tahun sudah turun hampir 30%. Pengguna aktif harian (DAU) Truth Social di perangkat mobile turun dari 436 ribu menjadi 261 ribu. Ditambah lagi dengan obligasi konversi bernilai 1 miliar dolar AS yang jatuh tempo pada 2028, serta pemberi pinjaman yang pada bulan November sudah dapat meminta pelunasan—tekanannya terlihat jelas.

📈 Jangka panjang: tetap hati-hati tapi ada potensi. Perusahaan memegang kas lebih dari 400 juta dolar AS dan aset Bitcoin senilai 1,2 miliar dolar AS. Truth API yang baru juga sudah menandatangani 10 pelanggan transaksi berfrekuensi tinggi, dengan biaya tahunan yang diperkirakan mencapai 7 juta–12 juta dolar AS. Jika Bitcoin pulih dan skala API makin masif, portofolio “Trump + kripto” seperti DJT (Trump Media), MSTR (MicroStrategy), bahkan COIN (Coinbase) berpotensi mendapat jendela perbaikan.

Kontroversi kepatuhan terkait “taruhan bom-bom” dan “bayar lebih dulu untuk melihat postingan presiden” masih menjadi dua ketidakpastian yang menggantung di kepala DJT. #特朗普媒体二季度亏损超2.38亿美元
$DJT.US
$COIN
$MSTR