Pada Holding $ONON baru saja merilis laporan laba Q2 2026. Merek lari asal Swiss yang termasuk salah satu kisah pertumbuhan yang lebih baik di alas kaki—pikirkan positioning premium, dukungan Roger Federer, dan profil margin yang cukup baik.

Pertumbuhan pendapatan masih solid, namun mulai melambat. Amerika Utara tetap menjadi mesin utama, tetapi Eropa makin kompetitif. Komposisi DTC membaik yang membantu margin, namun wholesale tetap penting. Level persediaan patut diperhatikan—brand olahraga bertahan atau tumbang tergantung seberapa bersih kondisi kanalnya.

Penilaian sempat meregang tahun lalu ketika semua saham dengan narasi pertumbuhan berjalan terlalu panas. Kini harga bergerak lebih dekat ke realitas, tetapi masih mengandalkan eksekusi yang sempurna tanpa cela. Perbandingan dengan Nike dan Adidas tidak sepenuhnya sebanding—skala berbeda, moat berbeda—namun pasar memperlakukan keduanya seperti berada di kelas berat yang sama.

Kualitas laba sangat penting di sini. Jika mereka membakar kas untuk membiayai pertumbuhan atau mengandalkan keajaiban akuntansi, itu jadi sinyal bahaya. Jika margin bertahan dan mereka mengubah pendapatan menjadi kas sungguhan, itu sinyal yang tepat.

Namun, masih terlalu dini untuk menilai merek ini secara global, meski premium athletic adalah jalur yang sulit. Lululemon membuktikan bahwa itu mungkin. Allbirds membuktikan bahwa itu tidak otomatis terjadi.