$CL Hubungan AS dan Iran kembali gagal! Trump mulai lagi, mengubah sikap dan bikin ulah!
Trump secara terbuka menuntut Iran membayar ganti rugi, dan mengatakan bahwa pasukan AS telah membersihkan ranjau di Selat sepenuhnya—100% menguasainya—sehingga sekarang sudah bisa dibuka. Iran langsung membalas: jika ingin dibuka juga boleh, tapi dulu setujui enam syarat dariku, tidak boleh ada yang kurang. Kementerian Luar Negeri langsung menegaskan: kalau pasukan AS tidak mundur, soal keselamatan pelayaran tidak akan dibicarakan.
Keduanya sama-sama keras kepala dan tidak mau mengalah. Sebelumnya pasar masih berharap bisa menghasilkan kesepakatan damai, tapi sekarang semuanya sirna. Yang lebih merepotkan, cadangan minyak AS sudah turun ke level terendah sejak 1983. Kelompok Houthi juga menyerang kilang minyak Arab Saudi. Harga solar di Eropa ikut melonjak tajam.
Biaya lewat Selat tiap hari hampir mencapai 500.000 dolar. Kilang-kilang Asia berebut minyak, sementara stok turun dengan cepat. Pasokan ketat, stok rendah, negosiasi mandek—kenaikan harga minyak itu hal yang wajar. Untuk jangka pendek, saya sarankan jangan buru-buru menyentuh area puncak. Selama belum benar-benar terbuka jalur di sana, para pembeli masih bisa terus bertahan. Tapi kalau mengejar kenaikan, wajib pasang stop loss—modal besar kapan saja bisa langsung menjatuhkan harga. Kondisi pasar dipicu kabar seperti ini bergerak cepat; kalau tidak bisa memantau, mudah jadi rugi.
Ke depan, bagaimana arah minyak mentah? Apakah masih ada titik untuk masuk? Nanti saya akan sinkronkan dan bagikan di ruang obrolan.
#特朗普要求伊朗赔偿
Trump secara terbuka menuntut Iran membayar ganti rugi, dan mengatakan bahwa pasukan AS telah membersihkan ranjau di Selat sepenuhnya—100% menguasainya—sehingga sekarang sudah bisa dibuka. Iran langsung membalas: jika ingin dibuka juga boleh, tapi dulu setujui enam syarat dariku, tidak boleh ada yang kurang. Kementerian Luar Negeri langsung menegaskan: kalau pasukan AS tidak mundur, soal keselamatan pelayaran tidak akan dibicarakan.
Keduanya sama-sama keras kepala dan tidak mau mengalah. Sebelumnya pasar masih berharap bisa menghasilkan kesepakatan damai, tapi sekarang semuanya sirna. Yang lebih merepotkan, cadangan minyak AS sudah turun ke level terendah sejak 1983. Kelompok Houthi juga menyerang kilang minyak Arab Saudi. Harga solar di Eropa ikut melonjak tajam.
Biaya lewat Selat tiap hari hampir mencapai 500.000 dolar. Kilang-kilang Asia berebut minyak, sementara stok turun dengan cepat. Pasokan ketat, stok rendah, negosiasi mandek—kenaikan harga minyak itu hal yang wajar. Untuk jangka pendek, saya sarankan jangan buru-buru menyentuh area puncak. Selama belum benar-benar terbuka jalur di sana, para pembeli masih bisa terus bertahan. Tapi kalau mengejar kenaikan, wajib pasang stop loss—modal besar kapan saja bisa langsung menjatuhkan harga. Kondisi pasar dipicu kabar seperti ini bergerak cepat; kalau tidak bisa memantau, mudah jadi rugi.
Ke depan, bagaimana arah minyak mentah? Apakah masih ada titik untuk masuk? Nanti saya akan sinkronkan dan bagikan di ruang obrolan.
#特朗普要求伊朗赔偿