Laporan “putusan” apakah suku bunga akan dinaikkan pada September akan diputuskan oleh CPI besok malam. Pada 12 Agustus pukul 20:30 waktu Beijing, data CPI AS untuk Juli akan dirilis. Setelah data Non-Farm Payrolls Juli mengejutkan jatuh (lebih lemah dari yang diharapkan), pentingnya data ini makin ditekankan.

Prediksi FactSet dan Dow Jones menunjukkan bahwa CPI total Juli diperkirakan turun dari 3,5% menjadi 3,4% (yoy). CPI inti (core) yoy diperkirakan turun dari 2,6% menjadi 2,5%. Model Nowcasting The Fed Cleveland memperkirakan CPI total yoy sekitar 3,42%, dan CPI inti sekitar 2,52%.

Tiga skenario.

① Data sesuai ekspektasi (CPI inti 0,2%), probabilitas sekitar 40%. BTC kemungkinan besar akan bertahan dalam kisaran 63.000–65.000 dolar, berosilasi tanpa tren satu arah yang jelas. Pasar akan terus menyerap data dan menunggu sinyal berikutnya.

② Data lebih tinggi dari ekspektasi (CPI inti di atas 0,25%, bahkan 0,3%), sehingga kekentalan inflasi melebihi perkiraan akan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada September. Saat ini, prediksi pasar menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga September sekitar 51,2%. Jika data melampaui ekspektasi, BTC dapat turun menembus 62.000 dolar bahkan menguji area 60.000 dolar. JPMorgan memperingatkan, jika CPI inti berada di atas 0,3%, hal itu juga berpotensi memicu aksi jual saham AS sebesar 1,5% hingga 2,5%.

③ Data jauh di bawah ekspektasi (CPI inti di bawah 0,15%), maka ekspektasi kenaikan suku bunga akan mengalami “dorongan kedua” yang berlawanan. BTC berpotensi menerima dorongan dana putaran baru, untuk menantang level 67.000 dolar ke atas. JPMorgan memperkirakan skenario ini bisa mendorong saham AS naik 1% hingga 2%.

Yang paling penting tetaplah perbedaan terhadap ekspektasi, bukan datanya sendiri.

Saat ini BTC masih berkonsolidasi di sekitar 64.000 dolar, dan data CPI pasti akan mematahkan kebuntuan.