Bitcoin sedang menghadapi ambang harga yang sangat penting ketika Alex Svanevik, pendiri sekaligus CEO Nansen, berpendapat bahwa kisaran 60.000 USD mungkin sudah menjadi dasar dari siklus saat ini — bahkan ia tidak berharap Bitcoin akan kembali turun di bawah level tersebut di masa depan.

Pandangan ini patut diperhatikan karena Bitcoin pernah turun hingga sekitar 60.000 USD pada awal Februari 2026, lalu pulih dan kemudian terus berfluktuasi dalam kisaran harga ini. Namun, ini masih merupakan pendapat pribadi dan pasar belum ada kepastian bahwa 60.000 USD akan menjadi “lantai harga” yang tetap.

Konten artikel

Perluas / Tutup

  1. Mengapa CEO Nansen berpendapat bahwa 60.000 USD bisa menjadi dasar (trading range terendah) Bitcoin?

  2. Apakah Bitcoin benar-benar sudah membentuk titik terbawah (bottom)?

  3. Sudut pandang yang patut diperhatikan: 60.000 USD adalah “dasar” atau hanya sekadar area dukungan?

Mengapa CEO Nansen berpendapat bahwa 60.000 USD bisa menjadi dasar (trading range terendah) Bitcoin?

Menurut Svanevik, salah satu alasan terpenting terletak pada peran Bitcoin yang semakin besar sebagai aset lindung nilai (hedge) terhadap meluasnya jumlah uang yang diciptakan oleh bank sentral dalam perekonomian.

Ia berpendapat bahwa siklus ekspansi likuiditas global belum berakhir. Jika likuiditas terus disuntikkan ke sistem keuangan, kebutuhan terhadap aset-aset dengan pasokan terbatas seperti Bitcoin dapat terus diperkuat.

Ini adalah argumen jangka panjang yang cukup familiar: pasokan Bitcoin yang maksimum terbatas, sementara uang fiat dapat diperluas melalui kebijakan moneter.

Namun, perlu dibedakan antara cerita jangka panjang dan fluktuasi harga jangka pendek. Terbatasnya pasokan Bitcoin tidak otomatis berarti harga tidak bisa turun tajam pada periode ketika likuiditas melemah atau sentimen investor beralih ke mode defensif.

Apakah Bitcoin benar-benar sudah membentuk titik terbawah (bottom)?

Faktanya, kalangan analis memiliki pandangan yang saling bertentangan. Peter Brandt juga menyampaikan sudut pandang yang lebih hati-hati ketika ia mengatakan bahwa Bitcoin bisa turun ke kisaran 50.000 USD, bahkan sedikit lebih tinggi dari 40.000 USD, sebelum menyelesaikan siklus penyesuaian.

Pada saat yang sama, banyak pakar juga menilai bahwa Bitcoin berpotensi turun ke kisaran 45.000 USD – 50.000 USD dalam waktu dekat. Sebuah grafik yang dibagikan oleh Crypto Rover sedang menarik perhatian komunitas kripto ketika menyatakan bahwa dua siklus penurunan (bear) sebelumnya dari Bitcoin sama-sama berakhir pada rentang Fibonacci 0,382–0,5.

Hal ini menunjukkan bahwa 60.000 USD saat ini masih merupakan wilayah yang diperdebatkan, bukan level dukungan yang telah dikonfirmasi secara mutlak oleh pasar.

Pernyataan “Bitcoin tidak akan pernah turun di bawah 60.000 USD” dari Alex Svanevik jelas merupakan pandangan yang sangat bullish, tetapi belum bisa dianggap sebagai kenyataan yang telah terkonfirmasi.

Sudut pandang yang patut diperhatikan: 60.000 USD adalah “dasar” atau hanya sekadar area dukungan?

Menurut saya, pernyataan Svanevik sebaiknya dipandang sebagai argumen jangka panjang, bukan menganggap level 60.000 USD sebagai ambang harga yang pasti tidak akan bisa ditembus.

Hal yang patut diperhatikan dalam pandangan ini tidak hanya terletak pada angka, tetapi juga pada cara Bitcoin secara bertahap mengubah posisinya dalam sistem keuangan. Dari aset yang pada dasarnya bersifat spekulatif, Bitcoin kini semakin dipandang sebagai bagian dari pasar keuangan arus utama.

Svanevik berpendapat bahwa industri kripto sedang memasuki fase yang lebih matang, ketika teknologi blockchain tidak lagi hanya melayani aset digital, tetapi juga diterapkan untuk memperdagangkan saham tokenisasi dan berbagai produk keuangan lainnya.

Jika proses ini terus berkembang, tingkat partisipasi dari institusi dan kemampuan adopsi Bitcoin dapat semakin meningkat, sehingga memberi tambahan landasan dukungan bagi harga dalam jangka panjang.

Namun, kematangan pasar tidak berarti Bitcoin kebal terhadap penurunan-penurunan tajam. Bahkan jika tren adopsi Bitcoin terus positif, harga tetap bisa sangat terpengaruh oleh likuiditas, kebijakan moneter, dan sentimen investor pada tiap periode.

EmaCrypto merangkum

Sumber : https://emacrypto.com/bitcoin-se-khong-the-giam-duoi-60-000-usd-goc-nhin-gay-tranh-luan-tu-nansen/