Para ketua bersama APPG Kripto dan Aset Digital Parlemen Inggris, Gurinder Singh Josan dan Lord Vaizey dari Didcot, telah menulis kepada para CEO bank-bank besar Britania Raya untuk menanyakan bagaimana mereka memperlakukan bisnis kripto dan aset digital. Menurut Odaily, surat itu memuat enam pertanyaan tentang kebijakan bank saat ini, apakah layanan ditawarkan kepada perusahaan kripto, pembatasan pembayaran terkait, dan apakah praktik akan berubah setelah rezim Otoritas Perilaku Keuangan (Financial Conduct Authority) mulai berlaku.

Kelompok tersebut mengatakan banyak perusahaan kripto kesulitan membuka rekening bank di Inggris, dan beberapa bank juga membatasi pembayaran terkait. Surat tersebut menyusul penyelidikan parlementer mengenai akses layanan perbankan yang diluncurkan pada 21 Juli, dengan naskah tertulis yang dijadwalkan paling lambat 31 Agustus.

Survei bulanan Januari dari U.K. Cryptoasset Business Council memperkirakan bahwa bank memblokir atau menunda 40% transfer ke bursa kripto. HSBC, NatWest, Monzo, dan Nationwide membatasi transfer bulanan ke bursa kripto antara 5.000 hingga 10.000 pound, sementara Starling dan Chase UK melarang transfer tersebut.

Sekretaris ekonomi Kementerian Keuangan Inggris Lucy Rigby mengatakan pemerintah tidak ingin perusahaan yang berlisensi FCA dibatasi oleh bank semata karena industri mereka. FCA telah menyelesaikan aturan terkait pada Juni, dan sistem tersebut dijadwalkan menjadi wajib pada Oktober 2027.