Perusahaan saham AS ini cukup menarik
Pendiri Bending Spoons $BSP pernah melontarkan pernyataan besar: “Kita akan membuat gabungan dari Berkshire Hathaway dan Google!”
Mereka tidak mengembangkan produk unggulan dari nol, melainkan secara khusus membidik “paket bekas” di pasar—aplikasi perangkat lunak lama yang sudah punya nama besar, basis pengguna yang jelas, tetapi pertumbuhannya mandek. Contohnya: Evernote, WeTransfer, StreamYard, Vimeo, Airtable, dan lain-lain.
Jurus utama mereka adalah melakukan re-konstruksi alur secara ekstrem dengan AI:
Beli software: begitu akuisisi selesai, mereka langsung membersihkan tim besar yang berlebihan dari perusahaan sebelumnya, sekaligus benar-benar mencabut beban sejarah.
Rekonstruksi full-stack dengan AI: mereka menurunkan insinyur full-stack internal, lalu menulis ulang basis kode lama yang gemuk dan usang dengan teknologi modern serta AI, sehingga biaya bisa ditekan.
Konversi model bisnis menjadi uang: beralih sepenuhnya ke model langganan yang kuat (strong subscription) dan menaikkan harga—langsung “meledakkan” arus kas. Setelah itu, uang yang diperoleh digunakan untuk membeli produk target berikutnya!
Menurut saya, cara berpikir perusahaan ini cukup bagus—terutama karena mereka bisa cepat menghasilkan keuntungan dengan AI. Jadi, bisa dipertimbangkan untuk memberi perhatian. Selain itu, harga sahamnya juga naik dengan baik.
Pendiri Bending Spoons $BSP pernah melontarkan pernyataan besar: “Kita akan membuat gabungan dari Berkshire Hathaway dan Google!”
Mereka tidak mengembangkan produk unggulan dari nol, melainkan secara khusus membidik “paket bekas” di pasar—aplikasi perangkat lunak lama yang sudah punya nama besar, basis pengguna yang jelas, tetapi pertumbuhannya mandek. Contohnya: Evernote, WeTransfer, StreamYard, Vimeo, Airtable, dan lain-lain.
Jurus utama mereka adalah melakukan re-konstruksi alur secara ekstrem dengan AI:
Beli software: begitu akuisisi selesai, mereka langsung membersihkan tim besar yang berlebihan dari perusahaan sebelumnya, sekaligus benar-benar mencabut beban sejarah.
Rekonstruksi full-stack dengan AI: mereka menurunkan insinyur full-stack internal, lalu menulis ulang basis kode lama yang gemuk dan usang dengan teknologi modern serta AI, sehingga biaya bisa ditekan.
Konversi model bisnis menjadi uang: beralih sepenuhnya ke model langganan yang kuat (strong subscription) dan menaikkan harga—langsung “meledakkan” arus kas. Setelah itu, uang yang diperoleh digunakan untuk membeli produk target berikutnya!
Menurut saya, cara berpikir perusahaan ini cukup bagus—terutama karena mereka bisa cepat menghasilkan keuntungan dengan AI. Jadi, bisa dipertimbangkan untuk memberi perhatian. Selain itu, harga sahamnya juga naik dengan baik.
