$BICO $UB $BLUAI Sikap Trump terhadap The Fed memang kontrasnya cukup jelas.
​​ Dulu ketika menghadapi mantan ketua, Powell, ia seringkali langsung mengkritik secara terbuka, menyalahkan bahwa penurunan suku bunga terlalu lambat. Sekarang setelah ia menunjuk orangnya sendiri, Waller, The Fed malah berturut-turut lima kali tidak bergerak, menunda penurunan suku bunga, tetapi Trump justru tidak melemparkan kesalahan kepada Waller.

​​ Ia langsung mengatakan kepada wartawan bahwa Waller adalah orang yang mampu, dan ia sendiri juga ingin menurunkan suku bunga, tetapi terpaksa menghadapi dewan gubernur The Fed. Ucapannya persis: “Itu dewan yang penuh muatan politik, jadi ingin mempertahankan suku bunga tinggi.”
​​ Intinya: tidak menurunkan suku bunga bukan karena orang pilihan saya, melainkan masalahnya ada pada dewan tersebut.
​​ Yang menarik, ekspektasi pasar sekarang sudah berubah sejak lama. Bukan hanya penurunan suku bunga yang tidak terlihat, kabar terbaru justru mengatakan bahwa Waller membuka kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September. Jika data inflasi berikutnya tidak turun, langkah The Fed selanjutnya mungkin bukan menurunkan suku bunga, melainkan justru melanjutkan kenaikan.
​​ Di satu sisi, presiden mendorong agar suku bunga diturunkan; di sisi lain, bank sentral mengawasi inflasi dan tidak berani kendur. Tarik-menarik di antara keduanya masih terus berlanjut.
​​ Menurut Anda, apakah tahun ini masih ada harapan Amerika Serikat akan menerima penurunan suku bunga?
​​ #美联储利率决议即将公布 #特朗普立场 #国际经济