Kalau Selat Hormuz benar-benar sudah “tembus” (diredakan), harga minyak turun, dan risk appetite naik, maka BTC seharusnya menguat—logikanya tidak masalah. Tapi ketika kabar itu keluar, BTC sempat menyentuh $65.209, sekarang di mana?

Harga real-time sekarang adalah $64.046, turun 1,63%. Artinya, saat kabar negosiasi itu muncul, BTC sempat mengangkat kepala, tapi tidak berhasil bertahan.

Ini mengindikasikan apa? Redanya ketegangan geopolitik bisa mendorong indeks Nasdaq futures naik 0,45%, tetapi tidak mampu mengangkat BTC. Bukan berarti kabarnya tidak berguna—melainkan BTC saat ini tidak lagi memperlakukan dirinya sebagai aset berisiko.

Hal yang paling layak diperhatikan trader bukanlah apakah Iran dan Oman bisa mencapai kesepakatan, melainkan fakta bahwa BTC sudah tidak sensitif terhadap sinyal “perbaikan risk appetite”. Setelah data Non-Farm Payroll pekan lalu, BTC memilih kubu saham teknologi; saya pikir itu mengonfirmasi statusnya sebagai aset berisiko, tapi sekarang tampaknya mungkin hanya efek sementara.

Di mana letak kontradiksinya? Jika krisis Hormuz benar-benar selesai, harga minyak keluar dari premi geopolitik, dan ekspektasi inflasi turun, maka itu seharusnya kabar baik bagi aset berisiko. Tapi BTC yang macet di sekitar 64.000 tidak bergerak, yang berarti entah ada pihak yang menjual, atau tidak ada yang ingin membeli. Apa pun itu, reaksinya jelas bukan seperti yang seharusnya dilakukan aset berisiko.

Saya belum bisa memahaminya untuk saat ini. Bisa jadi pasar kripto sedang mencerna hal lain—dampak lanjutan dari aksi pengurangan kepemilikan (deleveraging) oleh MicroStrategy? Atau penarikan darah dari altcoin membuat perhatian seluruh pasar tersedot? Bisa juga bahwa BTC sebenarnya belum memilih sisi, hanya menunggu peristiwa yang lebih besar untuk mendefinisikan dirinya.

Tapi ada satu hal yang jelas: jika angin segar dari pelonggaran Hormuz pun tidak mampu menggerakkan BTC, maka dalam jangka pendek jangan mengharapkan BTC menembus hanya dengan narasi makro. Titik verifikasinya sederhana: lihat apakah malam ini setelah bursa saham AS buka, BTC ikut bergerak. Jika tidak, maka anggap saja BTC terus menjalankan logikanya sendiri.