Presiden AS Donald Trump mengatakan pada 10 Agustus bahwa Amerika Serikat telah menyelesaikan kegiatan pembersihan ranjau di seluruh Selat Hormuz dan bahwa Angkatan Laut AS kini memiliki "100%" kendali atas jalur air utama tersebut. Menurut Sina Finance, Trump juga mengatakan bahwa selat itu kini telah terbuka, sementara Iran masih mungkin sesekali memasang ranjau yang akan dihapus oleh pasukan AS.
Ia juga mengulangi bahwa, setelah Iran menuntut kompensasi dari Amerika Serikat terkait konflik militer, ia akan meminta kompensasi dari Iran juga. Pernyataan itu sejalan dengan unggahan yang ia buat di media sosial beberapa jam sebelumnya, dan Iran sebelumnya mengatakan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz kecuali Amerika Serikat memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk kompensasi.
