platform blockchain yang dirancang untuk menjadi tuan rumah aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan pasar yang berfokus pada kripto. Diluncurkan pada Maret 2020 oleh Anatoly Yakovenko dan Raj Gokal dari Solana Labs, platform ini telah berkembang menjadi salah satu platform kontrak pintar utama dan kompetitor penting bagi Ethereum.
Karakteristik Utama & Teknologi
Proof-of-History (PoH): Ciri arsitektur menonjol Solana adalah jam konsensus Proof-of-History. Berbeda dengan blockchain tradisional di mana validator harus saling berkomunikasi untuk menyepakati berlalunya waktu, PoH menciptakan tanda waktu kriptografis yang membuktikan transaksi terjadi dalam urutan tertentu sebelum ditambahkan ke sebuah blok. Ini secara drastis menyederhanakan koordinasi jaringan.
Proof-of-Stake (PoS): Solana menggabungkan PoH dengan mekanisme Proof-of-Stake tradisional, di mana para validator menaruh token asli (\bm{\text{SOL}}) untuk mengamankan jaringan dan memvalidasi transaksi.
Throughput Tinggi dan Biaya Rendah: Jaringan ini dirancang untuk menangani ribuan transaksi per detik (tps) dengan biaya transaksi yang minimal (umumnya pecahan sen), sehingga populer untuk kebutuhan bernilai tinggi dan frekuensi tinggi seperti keuangan terdesentralisasi (DeFi), perdagangan NFT, pembayaran kripto ritel, dan gim web3.