Menjadi streamer global memiliki sisi-sisi yang sungguh indah, tetapi juga ada sisi yang sangat menyedihkan.
Di satu sisi, kamu bisa bertemu orang-orang dari berbagai negara, belajar tentang budaya kota dan desa yang berbeda, serta melihat dunia melalui sudut pandang mereka.
Namun di sisi lain, setiap kali terjadi gempa bumi, perang, banjir, atau bencana lainnya di suatu tempat di dunia, kamu merasa khawatir tentang anggota yang kamu kenal di sana. Setiap kali ada sesuatu yang terjadi, aku menghubungi anggota-anggota di negara yang terdampak melalui pesan umum untuk menanyakan apakah mereka baik-baik saja. Ada yang mengatakan, “Kami baik-baik saja,” tetapi ada pula yang mungkin tidak akan pernah bisa membalas. Dan jujur saja, pikiran itu sangat menyayat hati.
Karena setelah beberapa waktu, mereka tidak lagi sekadar orang di layar. Mereka menjadi orang-orang yang kamu kenal—orang-orang yang pernah kamu ajak bicara—orang-orang yang hidup di berbagai belahan dunia.
Namun entah bagaimana, kita semua sedang berbagi momen yang sama dalam waktu, bersama-sama, di atas butiran debu kecil di alam semesta, untuk sesaat yang sangat singkat dalam skala astronomis.
Terlepas dari semuanya, aku merasa beruntung bisa hidup di periode waktu yang sama dengan kalian semua dan memiliki kesempatan untuk mengenal kalian.
Aku berharap setiap satu dari kalian menjalani hidup yang panjang, sehat, dan bahagia. 🙏
#Barisyildiz
Di satu sisi, kamu bisa bertemu orang-orang dari berbagai negara, belajar tentang budaya kota dan desa yang berbeda, serta melihat dunia melalui sudut pandang mereka.
Namun di sisi lain, setiap kali terjadi gempa bumi, perang, banjir, atau bencana lainnya di suatu tempat di dunia, kamu merasa khawatir tentang anggota yang kamu kenal di sana. Setiap kali ada sesuatu yang terjadi, aku menghubungi anggota-anggota di negara yang terdampak melalui pesan umum untuk menanyakan apakah mereka baik-baik saja. Ada yang mengatakan, “Kami baik-baik saja,” tetapi ada pula yang mungkin tidak akan pernah bisa membalas. Dan jujur saja, pikiran itu sangat menyayat hati.
Karena setelah beberapa waktu, mereka tidak lagi sekadar orang di layar. Mereka menjadi orang-orang yang kamu kenal—orang-orang yang pernah kamu ajak bicara—orang-orang yang hidup di berbagai belahan dunia.
Namun entah bagaimana, kita semua sedang berbagi momen yang sama dalam waktu, bersama-sama, di atas butiran debu kecil di alam semesta, untuk sesaat yang sangat singkat dalam skala astronomis.
Terlepas dari semuanya, aku merasa beruntung bisa hidup di periode waktu yang sama dengan kalian semua dan memiliki kesempatan untuk mengenal kalian.
Aku berharap setiap satu dari kalian menjalani hidup yang panjang, sehat, dan bahagia. 🙏
#Barisyildiz