📢👉🏼Senat AS secara resmi menunda pemungutan suara lantai atas RUU CLARITY hingga setelah masa reses Agustus, sehingga menunda RUU bersejarah tentang struktur pasar kripto sampai para legislator kembali pada September 2026. Meskipun tenggat pemungutan suara sebelum reses terlewat, Pemimpin Mayoritas Senat John Thune berhasil mengajukan mosi cloture atas mosi untuk melanjutkan tepat sebelum masa sidang berakhir, sehingga mengunci pemungutan suara prosedural yang krusial untuk Selasa, 15 September 2026, pukul 2:15 PM ET.
✨💕Alasan Utama Penundaan
💫👉🏼Sengketa Etika Bipatris: Para legislator masih buntu terkait usulan etika bipartisan yang dirancang untuk membatasi pejabat federal agar tidak memperoleh keuntungan dari aset digital serta mewajibkan Donald Trump untuk melepas kepemilikan dari bisnis kripto.
💫👉🏼Perlawanan Demokrat: Pemimpin Mayoritas Senat Thune menyatakan bahwa Demokrat bersikeras menahan pemungutan suara sampai penyesuaian lebih lanjut dapat dilakukan pada kerangka pengawasan dan kepatuhan.
💫👉🏼Reaksi Balik Industri Perbankan: Bank tradisional dan beberapa senator, termasuk Josh Hawley (R-MO) dan Jerry Moran (R-Kan.), secara aktif menentang bahasa RUU tersebut terkait ketentuan imbal hasil (yield) stablecoin karena ancaman persaingan terhadap simpanan bank tradisional.

✍🏼Ambang 60 Suara: Saat Senat kembali bersidang, RUU ini memerlukan dukungan supermajoritas 60 suara untuk mengatasi filibuster. Dengan Partai Republik memegang 53 kursi, keberhasilan RUU ini bergantung pada perolehan sedikitnya 7 hingga 10 suara Demokrat.
✍🏼Peluang Merosot Tajam: Setelah penundaan, sentimen pasar prediksi mendapat pukulan besar. Trader di Polymarket menurunkan peluang RUU tersebut untuk menjadi undang-undang pada 2026 menjadi antara 14% dan 21%, turun dari puncak 82% pada awal tahun.
✍🏼Jendela Legislatif yang Sempit: Para analis memperingatkan bahwa karena Senat hanya akan bersidang selama beberapa minggu singkat pada bulan September sebelum kembali dihentikan untuk kampanye pemilihan paruh waktu, kegagalan pada 15 September kemungkinan besar akan mengubur RUU itu hingga tahun 2027.
#CLARITYActSenateVoteDelayedPastRecess #USRedirects55VesselsUnderHormuzBlockade $ESP



