$BTC #交易心态 #风险管理
Gagasan paling berbahaya setelah mengalami kerugian: “Saya harus segera mengembalikannya.” Setelah rugi, banyak orang bukan lagi mencari peluang, melainkan mencari “sasaran untuk balas dendam”.
Kecepatan memasang order jadi lebih cepat, standar penilaian jadi lebih longgar. Apa yang sebelumnya tidak terlihat layak pun tiba-tiba bisa ditemukan alasannya.
Di mulut bilang sedang mencari peluang, padahal sebenarnya hanya ingin angka di akun kembali seperti semula secepat mungkin.
Padahal, pasar tidak tahu seberapa besar kerugian yang kamu alami pada transaksi sebelumnya,
dan pasar juga tidak berkewajiban untuk menolongmu balik modal.
Saat ini menjauh dari layar bukan berarti menyerah. Itu hanya memisahkan emosi dan keputusan berikutnya.
Disiplin trading yang benar-benar matang bukanlah selalu menilai dengan tepat setiap saat, melainkan saat kondisimu tidak tepat, kamu tahu bahwa untuk sementara kamu tidak punya kualifikasi untuk terus membuat keputusan.
Gagasan paling berbahaya setelah mengalami kerugian: “Saya harus segera mengembalikannya.” Setelah rugi, banyak orang bukan lagi mencari peluang, melainkan mencari “sasaran untuk balas dendam”.
Kecepatan memasang order jadi lebih cepat, standar penilaian jadi lebih longgar. Apa yang sebelumnya tidak terlihat layak pun tiba-tiba bisa ditemukan alasannya.
Di mulut bilang sedang mencari peluang, padahal sebenarnya hanya ingin angka di akun kembali seperti semula secepat mungkin.
Padahal, pasar tidak tahu seberapa besar kerugian yang kamu alami pada transaksi sebelumnya,
dan pasar juga tidak berkewajiban untuk menolongmu balik modal.
Saat ini menjauh dari layar bukan berarti menyerah. Itu hanya memisahkan emosi dan keputusan berikutnya.
Disiplin trading yang benar-benar matang bukanlah selalu menilai dengan tepat setiap saat, melainkan saat kondisimu tidak tepat, kamu tahu bahwa untuk sementara kamu tidak punya kualifikasi untuk terus membuat keputusan.