Saya pernah melihat investor paling pintar yang bukan orang dengan penilaian paling akurat, melainkan yang paling jago dalam “tidak melakukan apa-apa”.
Pada 2022 saat BTC jatuh ke 15000, saya mengenal seseorang. Waktu BTC berada di 25000, dia sudah membersihkan posisi. Lalu saat BTC berada di 15000, dia berkata, “Tunggu sampai 12000 baru masuk lagi.” 12000 tidak pernah datang. Kemudian ketika harga menyentuh 18000, dia tidak tahan, lalu mengejar masuk. Setelah itu, ketika harga jatuh lagi ke 15000, dia membersihkan lagi.
Bolak-balik seperti itu empat kali—hanya biaya transaksi dan slippage saja sudah rugi 5%. Dan setiap kali, dia selalu “hampir” membeli di harga yang lebih rendah dan menjual di harga yang lebih rendah.
Akhirnya dia memutuskan untuk tidak beroperasi. Setelah membeli di 15000, dia menghapus aplikasinya. Saat Maret 2024, ketika dia membukanya lagi pada harga 73000, investasinya sudah naik hampir 5 kali.
Dia mengatakan satu kalimat yang masih saya ingat sampai sekarang: “Uang yang saya hasilkan bukan karena saya membuat keputusan cerdas apa pun saat di 15000, melainkan karena dari 15000 sampai 73000 saya tidak melakukan apa-apa.”
Dalam investasi, hal paling sulit bukanlah membeli, tapi bertahan (holding). Apalagi selama masa holding, setiap hari selalu ada alasan yang bisa membuatmu ingin menjual.
Pada 2022 saat BTC jatuh ke 15000, saya mengenal seseorang. Waktu BTC berada di 25000, dia sudah membersihkan posisi. Lalu saat BTC berada di 15000, dia berkata, “Tunggu sampai 12000 baru masuk lagi.” 12000 tidak pernah datang. Kemudian ketika harga menyentuh 18000, dia tidak tahan, lalu mengejar masuk. Setelah itu, ketika harga jatuh lagi ke 15000, dia membersihkan lagi.
Bolak-balik seperti itu empat kali—hanya biaya transaksi dan slippage saja sudah rugi 5%. Dan setiap kali, dia selalu “hampir” membeli di harga yang lebih rendah dan menjual di harga yang lebih rendah.
Akhirnya dia memutuskan untuk tidak beroperasi. Setelah membeli di 15000, dia menghapus aplikasinya. Saat Maret 2024, ketika dia membukanya lagi pada harga 73000, investasinya sudah naik hampir 5 kali.
Dia mengatakan satu kalimat yang masih saya ingat sampai sekarang: “Uang yang saya hasilkan bukan karena saya membuat keputusan cerdas apa pun saat di 15000, melainkan karena dari 15000 sampai 73000 saya tidak melakukan apa-apa.”
Dalam investasi, hal paling sulit bukanlah membeli, tapi bertahan (holding). Apalagi selama masa holding, setiap hari selalu ada alasan yang bisa membuatmu ingin menjual.