$BMT $TUT $MUBARAK Abdul El-Sayed lahir di Amerika Serikat. Melania Trump, di sisi lain, berimigrasi ke Amerika bertahun-tahun kemudian.
Namun entah bagaimana, ketika pembicaraan tentang siapa yang disebut “orang Amerika sejati” dimulai, standar tiba-tiba berubah tergantung pada siapa yang sedang dibicarakan.
Kontradiksi itulah yang membuat perdebatan ini begitu mengungkap.
Jika kelahiran di Amerika sudah cukup untuk menetapkan tempat seseorang di negara itu, maka Abdul El-Sayed tidak seharusnya harus terus-menerus membuktikan bahwa ia memang pantas menjadi bagian dari negara tersebut. Dan jika para imigran yang datang ke Amerika Serikat juga dapat menjadi orang Amerika sepenuhnya, maka prinsip yang sama harus diterapkan secara konsisten untuk semua orang.
Amerika selalu dibentuk oleh orang-orang yang lahir di sini dan orang-orang yang memilih untuk membangun hidup mereka di sini. Masalahnya dimulai ketika kewarganegaraan dan rasa memiliki diperlakukan secara berbeda tergantung pada nama, latar belakang, agama, politik, atau penampilan seseorang.
Anda tidak bisa merayakan satu orang sebagai benar-benar orang Amerika tanpa mempertanyakan orang lain yang sebenarnya lahir di negara tersebut.
Itu bukan patriotisme. Itu kemarahan yang bersifat selektif.
Namun entah bagaimana, ketika pembicaraan tentang siapa yang disebut “orang Amerika sejati” dimulai, standar tiba-tiba berubah tergantung pada siapa yang sedang dibicarakan.
Kontradiksi itulah yang membuat perdebatan ini begitu mengungkap.
Jika kelahiran di Amerika sudah cukup untuk menetapkan tempat seseorang di negara itu, maka Abdul El-Sayed tidak seharusnya harus terus-menerus membuktikan bahwa ia memang pantas menjadi bagian dari negara tersebut. Dan jika para imigran yang datang ke Amerika Serikat juga dapat menjadi orang Amerika sepenuhnya, maka prinsip yang sama harus diterapkan secara konsisten untuk semua orang.
Amerika selalu dibentuk oleh orang-orang yang lahir di sini dan orang-orang yang memilih untuk membangun hidup mereka di sini. Masalahnya dimulai ketika kewarganegaraan dan rasa memiliki diperlakukan secara berbeda tergantung pada nama, latar belakang, agama, politik, atau penampilan seseorang.
Anda tidak bisa merayakan satu orang sebagai benar-benar orang Amerika tanpa mempertanyakan orang lain yang sebenarnya lahir di negara tersebut.
Itu bukan patriotisme. Itu kemarahan yang bersifat selektif.