Sebenarnya investor Timur punya keunggulan alami ketika trading saham AS.
Saya telah meneliti banyak strategi saham AS dari perusahaan kuantitatif di Singapura dan Hong Kong, lalu saya “suling” logika pemantauan yang rumit menjadi satu set rumus yang bisa dipahami oleh orang biasa.
Khususnya cocok untuk menilai arah pembukaan pasar saham AS hari Senin.
✅ Rumus enam langkah saham AS: Berita akhir pekan + futures saham AS + estafet Asia + sinyal makro + konfirmasi Eropa = arah pembukaan saham AS
✅ Cara melihatnya lebih spesifik?
1. Sebelum pukul 23:59 hari Minggu: cek apakah ada berita mendadak pada akhir pekan seperti perang, tarif, kebijakan, perusahaan bangkrut, dan sejenisnya;
2. Pukul 06:00 Senin pagi: futures S&P 500 dan Nasdaq 100 kembali diperdagangkan—ini adalah “kutipan” pertama dari dana global;
3. Pukul 08:00 Senin pagi: pasar saham Jepang dan Korea dibuka, lihat apakah dana Asia mengakui arah tersebut;
4. Pukul 09:30 Senin: Hong Kong dan saham A dibuka, lanjutkan konfirmasi apakah pasar Asia membentuk resonansi;
5. Pukul 15:00 Senin sore: pasar saham utama Eropa dibuka, sekaligus amati apakah indeks dolar AS, imbal hasil obligasi AS, emas, dan minyak mentah mengalami pergerakan (anomali);
6. Pukul 21:30 Senin malam: saham AS resmi dibuka, semua ekspektasi sebelumnya menerima harga final.
Jika pada hari tersebut ada data ekonomi penting dari AS, biasanya kita juga perlu lebih waspada terhadap volatilitas di sekitar pukul 20:30 malam.
🔸 Lima sinyal pertama cenderung searah, arah pembukaan biasanya akan lebih jelas;
🔸 Jika lima sinyal pertama saling bertabrakan, jangan terburu-buru menaruh taruhan.
Paham kan?
Sebelum saham AS dibuka pukul 21:30 malam, investor Timur sudah lebih dulu melihat kelima ronde “pemungutan suara” dana global.
Tapi kita perlu ingat dengan jelas: rumus ini tidak menjamin menghasilkan uang, namun baik saat trading kontrak maupun spot, rumus ini bisa membuat kita jauh lebih sedikit mengalami kerugian pada saat pembukaan.
Saya telah meneliti banyak strategi saham AS dari perusahaan kuantitatif di Singapura dan Hong Kong, lalu saya “suling” logika pemantauan yang rumit menjadi satu set rumus yang bisa dipahami oleh orang biasa.
Khususnya cocok untuk menilai arah pembukaan pasar saham AS hari Senin.
✅ Rumus enam langkah saham AS: Berita akhir pekan + futures saham AS + estafet Asia + sinyal makro + konfirmasi Eropa = arah pembukaan saham AS
✅ Cara melihatnya lebih spesifik?
1. Sebelum pukul 23:59 hari Minggu: cek apakah ada berita mendadak pada akhir pekan seperti perang, tarif, kebijakan, perusahaan bangkrut, dan sejenisnya;
2. Pukul 06:00 Senin pagi: futures S&P 500 dan Nasdaq 100 kembali diperdagangkan—ini adalah “kutipan” pertama dari dana global;
3. Pukul 08:00 Senin pagi: pasar saham Jepang dan Korea dibuka, lihat apakah dana Asia mengakui arah tersebut;
4. Pukul 09:30 Senin: Hong Kong dan saham A dibuka, lanjutkan konfirmasi apakah pasar Asia membentuk resonansi;
5. Pukul 15:00 Senin sore: pasar saham utama Eropa dibuka, sekaligus amati apakah indeks dolar AS, imbal hasil obligasi AS, emas, dan minyak mentah mengalami pergerakan (anomali);
6. Pukul 21:30 Senin malam: saham AS resmi dibuka, semua ekspektasi sebelumnya menerima harga final.
Jika pada hari tersebut ada data ekonomi penting dari AS, biasanya kita juga perlu lebih waspada terhadap volatilitas di sekitar pukul 20:30 malam.
🔸 Lima sinyal pertama cenderung searah, arah pembukaan biasanya akan lebih jelas;
🔸 Jika lima sinyal pertama saling bertabrakan, jangan terburu-buru menaruh taruhan.
Paham kan?
Sebelum saham AS dibuka pukul 21:30 malam, investor Timur sudah lebih dulu melihat kelima ronde “pemungutan suara” dana global.
Tapi kita perlu ingat dengan jelas: rumus ini tidak menjamin menghasilkan uang, namun baik saat trading kontrak maupun spot, rumus ini bisa membuat kita jauh lebih sedikit mengalami kerugian pada saat pembukaan.
