Baru-baru ini banyak orang di lingkaran komunitas yang memantau situasi di pihak Saylor. Beberapa waktu lalu, Strategy sempat menjual sedikit BTC dalam jumlah kecil untuk melunasi utang. Banyak orang jadi panik, bahkan mulai meragukan apakah sang tokoh besar itu imannya mulai goyah.
Tapi kalau ditelusuri dengan saksama pernyataan-pernyataan terbarunya yang berulang, sebenarnya sinyalnya sudah tersirat dengan sangat jelas.
Pertama, di awal Agustus ia secara khusus membuat unggahan untuk menarik garis tegas: Bitcoin yang ia pegang secara pribadi sebutir pun tidak pernah digerakkan; ia tidak pernah menjual. Sedangkan perusahaan Strategy adalah perusahaan publik; penjualan kecil untuk dividen dan arus kas hanyalah pengelolaan modal yang bersifat rutin, sama sekali berbeda dengan ide jangka panjangnya untuk mengoleksi koin.
Selain itu, ia juga berulang kali menegaskan bahwa posisi jangka panjang perusahaan tetap sebagai net buyer Bitcoin; menjual bukanlah operasi yang menjadi kebiasaan, dan tidak ada rencana kering-besar untuk mengosongkan kepemilikan.
Para pemain lama yang paham polanya tahu bahwa Saylor selama ini terbiasa memakai “titik hijau” dari SaylorTracker sebagai isyarat untuk melakukan penambahan posisi. Biasanya, setelah ia mengeluarkan kalimat-kalimat seperti “ada penambahan” atau “butuh lebih banyak titik hijau”, dalam waktu singkat perusahaan pun akan mengungkapkan adanya penambahan.
Dalam periode ini, ia sering membagikan grafik kepemilikan, menegaskan kembali logika mengoleksi untuk jangka panjang, dan terus meredakan kepanikan pasar. Pada hakikatnya, semua itu adalah langkah untuk menyiapkan panggung bagi aksi berikutnya.
Intinya, dalam jangka pendek, penjualan koin yang sporadis hanyalah operasi kecil untuk perputaran bisnis perusahaan, dan tidak akan mengubah jalur utama untuk terus mengakumulasi BTC.
Di matanya, Bitcoin sejak lama sudah bukan lagi instrumen spekulasi; melainkan aset digital cadangan jangka panjang. Selama kondisi likuiditas membaik, penambahan posisi putaran berikutnya pada dasarnya tinggal menunggu kepastian.
#MichaelSaylor暗示增持BTC
Tapi kalau ditelusuri dengan saksama pernyataan-pernyataan terbarunya yang berulang, sebenarnya sinyalnya sudah tersirat dengan sangat jelas.
Pertama, di awal Agustus ia secara khusus membuat unggahan untuk menarik garis tegas: Bitcoin yang ia pegang secara pribadi sebutir pun tidak pernah digerakkan; ia tidak pernah menjual. Sedangkan perusahaan Strategy adalah perusahaan publik; penjualan kecil untuk dividen dan arus kas hanyalah pengelolaan modal yang bersifat rutin, sama sekali berbeda dengan ide jangka panjangnya untuk mengoleksi koin.
Selain itu, ia juga berulang kali menegaskan bahwa posisi jangka panjang perusahaan tetap sebagai net buyer Bitcoin; menjual bukanlah operasi yang menjadi kebiasaan, dan tidak ada rencana kering-besar untuk mengosongkan kepemilikan.
Para pemain lama yang paham polanya tahu bahwa Saylor selama ini terbiasa memakai “titik hijau” dari SaylorTracker sebagai isyarat untuk melakukan penambahan posisi. Biasanya, setelah ia mengeluarkan kalimat-kalimat seperti “ada penambahan” atau “butuh lebih banyak titik hijau”, dalam waktu singkat perusahaan pun akan mengungkapkan adanya penambahan.
Dalam periode ini, ia sering membagikan grafik kepemilikan, menegaskan kembali logika mengoleksi untuk jangka panjang, dan terus meredakan kepanikan pasar. Pada hakikatnya, semua itu adalah langkah untuk menyiapkan panggung bagi aksi berikutnya.
Intinya, dalam jangka pendek, penjualan koin yang sporadis hanyalah operasi kecil untuk perputaran bisnis perusahaan, dan tidak akan mengubah jalur utama untuk terus mengakumulasi BTC.
Di matanya, Bitcoin sejak lama sudah bukan lagi instrumen spekulasi; melainkan aset digital cadangan jangka panjang. Selama kondisi likuiditas membaik, penambahan posisi putaran berikutnya pada dasarnya tinggal menunggu kepastian.
#MichaelSaylor暗示增持BTC