Bidadari dalam lukisan, alis dan mata penuh kasih namun tidak terbelenggu oleh perasaan; menunduk sambil berpikir, namun hatinya tetap bercahaya. Sekalipun urusan dunia seperti angin menyapu wajah, helai rambut menjadi sedikit berantakan, ia tetap mampu menjaga ketenangan dan keanggunan batinnya.