Hal-hal di luar sana yang terus-menerus dibahas tentang diriku selalu saja soal
bahwa kedisiplinan trading Kepala Sekolah ini sangat kuat—benar-benar seperti seorang pendeta tua yang sudah memandang dunia dengan tenang. Aku tak menyangka bahwa pada usia yang masih muda, dia bisa mencapai langkah sejauh ini, genius
Yang ingin aku sampaikan kepada kalian adalah: kamu tahu hitungannya, maka kamu punya dasar. Jika kamu punya dasar, maka kamu punya disiplin. Jika kamu membuat suatu keputusan tanpa bukti yang cukup untuk mendukung keputusan itu, maka kamu tidak punya dasar. Kalau tidak punya dasar, kamu tidak akan bisa bertahan, karena bahkan dirimu sendiri saja tidak bisa memahami apakah kamu benar atau salah—bagaimana kamu bisa bertahan? Kalau begitu, apa gunanya disiplin?
Contohnya, setiap order yang kubicarakan, aku punya data: berapa target take profit, berapa stop loss, dan sampai batas stop loss yang mana itu paling sesuai—semuanya harus didukung oleh data yang cukup. Jadi, ketika kalian mengira kedisiplinan trading Kepala Sekolah berasal dari semacam “melatih hati”, sebenarnya aku mau bilang: di belakangku ada dukungan data hasil semacam enumerasi yang nyaris mencakup semuanya
Aku tahu pada saat ini, keputusan apa pun yang kuambil, probabilitasnya akan berapa. Jadi aku tidak butuh omongan menenangkan pikiran. Data dalam jumlah besar di masa lalu mendukungku. Aku hanya perlu bertindak seperti robot. Itulah disiplin trading. Kamu harus punya bukti yang cukup untuk melakukan apa yang kamu lakukan; dengan begitu kamu akan bisa bertahan. Bertahan itulah yang menjadi disiplin trading
Dua bulan terakhir, aku yakin banyak guru bilang tidak ada pergerakan (tidak ada行情). Aku juga merasa begitu. Jadi aku berpikir, apakah perlu melakukan penyesuaian. Lalu aku mengambil data tahun ini untuk membuat rangkuman. Data ini hanya sebagian dari profit: 35 ribu poin. Dan jika menghitung yang tidak ikut terhitung tahun ini pun, meski tidak ada pergerakan, sampai hari ini aku masih punya sekitar 50 ribu poin profit
Jadi beberapa hari ini aku sedang memikirkan apakah perlu menyesuaikan sistem trading. Kesimpulannya sudah jelas: aku tidak akan menyangkal seluruh sistem hanya karena beberapa hari terakhir atau bahkan sebulan pergerakan sedang buruk. Bahkan jika hanya penyesuaian kecil pun tidak. Karena data dalam jumlah besar mendukungku. Saat membuat pilihan, inilah “kedisiplinan” yang biasa membuat semua orang dan banyak para tokoh besar terkesima—disiplin yang tidak bisa dimiliki oleh orang lain. Aku akan ulangi sekali lagi: semuanya ini karena di dalam diriku ada dasar. Kalau di batinmu ada dasar, kamu punya hitungannya, maka kamu akan punya disiplin