8 Agustus, menurut laporan Bloomberg yang mengutip orang dalam, Leopold Aschenbrenner—sang “jenius” AI Wall Street berusia 25 tahun sekaligus mantan peneliti OpenAI—telah kembali ke panggung investasi beberapa hari setelah dana lindung nilainya hampir ambruk. Ia menggelontorkan 400 juta dolar untuk mendukung sebuah perusahaan swasta yang didukung Sequoia Capital. Pengungkapan terbaru hari ini menyebut perusahaan swasta tersebut adalah perusahaan rintisan manufaktur chip Source Foundry. Dana tersebut sebelumnya telah menginvestasikan 100 juta dolar ke Source Foundry, dan setelah tambahan 400 juta dolar, total investasinya ke Source Foundry menjadi 500 juta dolar.
Investasi yang diselesaikan pada hari Selasa ini merupakan sinyal pertama tentang bagaimana Leopold menata kembali keadaan setelah Situational Awareness Fund-nya nyaris runtuh minggu lalu, menyusul pemberitahuan margin call yang bertubi-tubi dari banyak pemberi pinjaman besar di Wall Street.
Source Foundry adalah perusahaan rintisan manufaktur chip yang didirikan secara diam-diam pada 2025 di San Francisco. Perusahaan ini didirikan bersama oleh Abdulmalik Obaid (CEO), seorang peneliti ilmu material dari Stanford, dan Joe Burg. Perusahaan ini fokus mengembangkan proses dan alat fotolitografi serta manufaktur semikonduktor yang lebih sederhana, lebih murah, dan lebih cepat, dengan tujuan menantang mesin fotolitografi ultraviolet ekstrem (EUV) dari ASML. Upayanya ditujukan untuk mengatasi kesenjangan besar antara pertumbuhan kebutuhan komputasi AI secara eksponensial dan perluasan lini kapasitas produksi chip yang bersifat linear, sehingga dapat membentuk ulang cara produksi chip AI generasi maju.