Pemimpin Mayoritas Senat John Thune secara resmi mengajukan mosi prosedural untuk RUU Clarity setelah sesi pemungutan suara semalaman penuh pada Sabtu dini hari, yang menandai pemungutan suara prosedural pertama RUU tersebut di Senat. Menurut PANews, langkah ini membuat RUU Clarity tetap berada di jalur untuk masuk ke pemungutan suara prosedural segera setelah masa reses September, meskipun RUU tersebut melewatkan tenggat pemungutan suara sebelum masa reses Agustus dan menghadapi tantangan untuk lolos pada September.

Rancangan undang-undang ini memerlukan setidaknya 60 suara dan butuh dukungan minimal dari 10 senator Demokrat. Masih ada perbedaan pendapat terkait ketentuan etika yang melarang pejabat pemerintah senior, termasuk Presiden AS Donald Trump, untuk ikut berpartisipasi dalam proyek kripto. Senator-senator lintas partai telah mengajukan revisi ke Gedung Putih, namun proposal tersebut telah tertunda setidaknya selama seminggu tanpa tanggapan. Isu lain yang belum terselesaikan mencakup perlindungan terkait pendanaan ilegal dan ketentuan imbal hasil stablecoin.