Sekarang ambil 10 ribu untuk masuk ke dunia kripto, apakah sepuluh tahun kemudian benar bisa jadi jutawan? Jangan buru-buru berkhayal—dengarkan dulu kisah nyata.
Seorang teman dekat saya dari kampung halaman dulu, pada tahun 2021 saat pasar bull, langsung masuk. Ia bermain kontrak dan koin-koin “tanah kubis” (shitcoin). Awalnya ia sempat untung, merasa telah menemukan “kode kekayaan”, lalu resign dari pekerjaan dan menambah posisi dengan uang pinjaman. Hasilnya, ketika pasar beruang datang, ia mengalami likuidasi (meledak) sampai habis—bahkan celana dalam pun tak tersisa. Ia berutang pada pinjaman online dan juga pada kerabat, totalnya lebih dari 600 ribu yuan. Sekarang ia bersembunyi di luar negeri, katanya sedang mengerjakan proyek. Padahal, bahkan untuk bayar sewa rumah saja masih bergantung pada bantuan orang tuanya. Saudara-saudara laki dari tempat kami dulu tumbuh bersama, ada yang sudah membeli rumah, ada yang membuka toko. Anak-anak mereka bahkan sudah bisa ikut mengecap saus kecap. Sementara dia, bahkan pasangan yang serius saja tidak bisa ia temukan. Saat Tahun Baru Imlek pun ia tidak berani pulang.
Saya kadang mentransfer beberapa ratus padanya. Saya tidak berharap ia mengembalikan—saya anggap ini sebagai pelajaran untuk diri saya sendiri.
Itulah jawabannya. Apakah sepuluh tahun lagi kamu bisa menjadi jutawan atau tidak, tak ada yang bisa menjanjikan. Tapi kalau kamu melenceng, mungkin sepuluh tahun kemudian kamu bahkan tidak bisa menjalani kehidupan orang biasa. Jangan cuma terpaku pada legenda “kaya mendadak”. Coba dulu tanya pada dirimu: kalau 10 ribu ini kamu hanguskan, apakah itu memengaruhi cara kamu makan dan tidur? Kalau jawabannya tidak, baru kita bahas bagaimana cara menghasilkan uang. Risiko sebesar apa yang sanggup kamu tanggung—hanya orang seperti itulah yang pantas memikirkan imbalan setinggi itu.
#美国7月非农意外下降
#Alphabet拟发行250亿美元债券
#Nilai pasar SpaceX mencapai 1,613 triliun dolar AS melampaui Meta
Seorang teman dekat saya dari kampung halaman dulu, pada tahun 2021 saat pasar bull, langsung masuk. Ia bermain kontrak dan koin-koin “tanah kubis” (shitcoin). Awalnya ia sempat untung, merasa telah menemukan “kode kekayaan”, lalu resign dari pekerjaan dan menambah posisi dengan uang pinjaman. Hasilnya, ketika pasar beruang datang, ia mengalami likuidasi (meledak) sampai habis—bahkan celana dalam pun tak tersisa. Ia berutang pada pinjaman online dan juga pada kerabat, totalnya lebih dari 600 ribu yuan. Sekarang ia bersembunyi di luar negeri, katanya sedang mengerjakan proyek. Padahal, bahkan untuk bayar sewa rumah saja masih bergantung pada bantuan orang tuanya. Saudara-saudara laki dari tempat kami dulu tumbuh bersama, ada yang sudah membeli rumah, ada yang membuka toko. Anak-anak mereka bahkan sudah bisa ikut mengecap saus kecap. Sementara dia, bahkan pasangan yang serius saja tidak bisa ia temukan. Saat Tahun Baru Imlek pun ia tidak berani pulang.
Saya kadang mentransfer beberapa ratus padanya. Saya tidak berharap ia mengembalikan—saya anggap ini sebagai pelajaran untuk diri saya sendiri.
Itulah jawabannya. Apakah sepuluh tahun lagi kamu bisa menjadi jutawan atau tidak, tak ada yang bisa menjanjikan. Tapi kalau kamu melenceng, mungkin sepuluh tahun kemudian kamu bahkan tidak bisa menjalani kehidupan orang biasa. Jangan cuma terpaku pada legenda “kaya mendadak”. Coba dulu tanya pada dirimu: kalau 10 ribu ini kamu hanguskan, apakah itu memengaruhi cara kamu makan dan tidur? Kalau jawabannya tidak, baru kita bahas bagaimana cara menghasilkan uang. Risiko sebesar apa yang sanggup kamu tanggung—hanya orang seperti itulah yang pantas memikirkan imbalan setinggi itu.
#美国7月非农意外下降
#Alphabet拟发行250亿美元债券
#Nilai pasar SpaceX mencapai 1,613 triliun dolar AS melampaui Meta