DUSK memiliki detail ekonomi yang mudah terlewat saat fokus pada bagan suplai.

Setiap transaksi di Dusk mengonsumsi gas, dan gas dibayar dalam DUSK. Biaya-biaya tersebut tidak begitu saja menghilang. Biaya tersebut masuk ke dalam block reward bersama token baru yang baru saja dipancarkan.

Hal itu menciptakan dua sumber pendapatan validator yang berbeda.

Salah satunya adalah emisi protokol yang dapat diprediksi. Dusk merencanakan untuk memancarkan 500M DUSK selama 36 tahun, menggunakan jadwal yang menurun (decreasing) yang membagi dua laju emisi setiap empat tahun.

Yang lainnya harus berasal dari aktivitas jaringan yang nyata.

Perbedaan ini penting karena sumber kedua bersifat digerakkan oleh permintaan. Jika aplikasi menghasilkan lebih banyak transaksi, lebih banyak biaya masuk ke kumpulan reward. Jika aktivitas tetap terbatas, emisi akan tetap menjadi komponen yang lebih besar.

Ada detail menarik lainnya: penghasil blok menerima 70% dari reward, dengan tambahan hingga 10% tergantung pada kredit yang disertakan dalam sertifikat. Alokasi sisanya diberikan kepada komite pengembangan, validasi, dan ratifikasi.

Jadi saya tidak akan menilai ekonomi DUSK hanya dengan melihat seberapa banyak suplai yang masuk ke peredaran.

Saya akan mengamati rasio antara reward yang didanai emisi dan reward yang didanai biaya.

Angka itu akan memberi tahu kita apakah Dusk secara bertahap menjadi jaringan yang benar-benar digunakan secara ekonomi, bukan sekadar jaringan yang diamankan melalui insentif terjadwal.
@Dusk_Foundation #dusk $DUSK