Dalam 24 jam terakhir, seluruh jaringan mencatat likuidasi sebesar $143 juta, dengan posisi short sebesar 62,5%. Tapi HYPE justru berbalik arah.

Di sisi HYPE, likuidasi mencapai $2,35 juta; long menyumbang 84,9%, sedangkan short hanya 350 ribu. Di antara 10 koin teratas, hanya HYPE dan XRP serta 1000BONK yang justru diserang di sisi long; sisanya pada dasarnya short yang “dipaksa keluar” (squeezed).

Yang lebih layak ditonton adalah jumlah ordernya. HYPE hanya butuh 687 order untuk meledakkan $2,35 juta, dengan rata-rata $3.423 per order. Pada periode yang sama, BICO meledakkan $4,3 juta dengan 4.723 order, dengan rata-rata hanya $910 per order—beda 3,8 kali. Sama-sama nama di daftar likuidasi, yang satu adalah akun dengan posisi besar yang disapu bersih, sementara yang lain adalah tumpukan leverage dari trader ritel beberapa ratus dolar.

Hyperliquid atas alamat 0x75ec3ba266176e733f1b1fdaa15052f5eff724b8, posisi long HYPE disapu habis dua kali berturut-turut pada kemarin pukul 17:23, dengan transaksi terbesar sebesar 435.000 dolar AS. Akun ini dalam 19 hari sudah melakukan 172 kali trading yang hasilnya imbang, namun hanya menang 7 kali; total kerugian bersihnya sebesar 315.000 dolar AS. Saat ini, di posisi hanya tersisa satu order long kecil dengan leverage 3x untuk VVV, nilai akun sebesar 820.000. Trading frekuensi tinggi dengan leverage tinggi untuk memanfaatkan altcoin, jika tingkat kemenangan sekali saja turun, peluang balik modal pada dasarnya kecil.

Koin yang posisi long-nya dibersihkan secara terpusat; setelah itu, biasanya pantulannya lebih cepat dan lebih kuat, karena floating loss yang ada sudah dipaksa dicuci satu putaran. Syaratnya: harga spot tidak terus turun.

Rincian alamat: https://www.coinboss.com/zh/hyperliquid-whale/0x75ec3ba266176e733f1b1fdaa15052f5eff724b8

Lihat secara real-time: https://www.coinboss.com/liquidations