Investasi itu bahaya, serakah, terburu-buru, berkhayal, dan ragu-ragu.
Serakah, selalu ingin cepat kaya, semakin tinggi melayang semakin berat jatuhnya, jadi setelah keluar segera hentikan leverage, tidak peduli seberapa sedikit modal, harus naik langkah demi langkah.
Terburu-buru, saat pasar bullish takut ketinggalan tidak dapat cuan, terburu-buru masuk, melupakan disiplin sendiri.
Berhayal, dengan pikiran subjektif yang kuat, mengira pasar akan bergerak sesuai kehendak sendiri, tanpa memenuhi syarat beli sudah langsung masuk.
Ragu-ragu, tidak menghormati fakta objektif, dipengaruhi faktor lain yang mengganggu penilaian, semakin terjerumus.
Serakah, selalu ingin cepat kaya, semakin tinggi melayang semakin berat jatuhnya, jadi setelah keluar segera hentikan leverage, tidak peduli seberapa sedikit modal, harus naik langkah demi langkah.
Terburu-buru, saat pasar bullish takut ketinggalan tidak dapat cuan, terburu-buru masuk, melupakan disiplin sendiri.
Berhayal, dengan pikiran subjektif yang kuat, mengira pasar akan bergerak sesuai kehendak sendiri, tanpa memenuhi syarat beli sudah langsung masuk.
Ragu-ragu, tidak menghormati fakta objektif, dipengaruhi faktor lain yang mengganggu penilaian, semakin terjerumus.