⚠️☠️ Saya punya hari-hari di mana di lingkungan kami pasar tutup, jadi saya tidak bisa makan. Pasar tutup dari jam 9:00 pagi sampai jam 5:00 sore, jadi jika selama waktu itu saya tidak bisa membeli, persentase kelaparan akan meningkat. Tapi kalau di lingkungan ada mini store seperti G&G yang buka 24/7, atau 7-Eleven, maka siang malam bisa dapat roti atau minuman dingin, makan malam, daging, ikan, sayur, sampai buah-buahan semuanya.

🔥Ini seperti cara menyelesaikan masalah keluarga sendiri di lingkungan sekitar. Tapi teman-teman, pasar saham tempat kalian trade setiap hari hanya buka sesuai jadwal Wall Street, dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Saat pasar itu tutup, kalian pasti tahu bahwa harga bisa naik-turun karena perubahan politik, perubahan perusahaan, dan perubahan kondisi ekonomi global.

❌Tapi Wall Street tutup. Kalau sudah tutup, Anda tahu bahwa saham yang sudah Anda beli tidak bisa dijual meski harganya terus turun. Masalahnya dimulai dari sini. Harga sudah mulai anjlok. Kerugian dibiarkan saja begitu. Karena kalau pasar saham besar sudah tutup, kita tidak bisa beli-jual semudah pergi ke 7-Eleven beli roti.

✅Tapi sebagian orang yang punya pengalaman dan kepala lebih besar tetap mengambil keuntungan, meski pasar saham tutup. Mereka terus melakukan transaksi bahkan di hari Sabtu dan Minggu. Mereka bisa melakukan itu karena mereka menggunakan Tokenized Stock yang nilainya setara 1:1 dengan saham nyata. Selisihnya hanya pada apakah bisa diperdagangkan 24/7 atau tidak. Karena itulah, bagi trader saham dari Myanmar dan seluruh dunia, mereka pun memakai Tokenized Stock.

❓Di sini ada satu pertanyaan:

🏪Kalau toko di lingkungan itu tutup, orang-orang pergi ke Mini Shop 24/7. Lalu saat U.S. Stock Market itu tutup, ke mana para Stock Trader pergi? Jawabannya: mereka pindah ke Tokenized Stock di Binance.

📊Berdasarkan Trading Data DeFiLlama yang diukur setiap 6 minggu, terlihat bahwa 51% dari seluruh aktivitas jual-beli Tokenized Stock terjadi saat pasar saham AS sedang tutup.

🫶🏻Kalau dibilang secara sederhana, lebih dari setengah dari pasar ini tetap beroperasi meski waktu Wall Street tutup.

🇺🇸Saat pasar U.S. sedang buka, Binance menguasai 69% dari volume Trading Tokenized Stock.

📈Saat pasar tutup dan malam datang, saham Binance tidak turun, tetapi malah naik lagi dari 69% sampai 82%.

🚀Kalau hari Sabtu dan Minggu datang, bisa mencapai efektivitas sampai 94,4%, bahkan kadang bisa sampai 97%. Hanya dari satu weekend saja, volume trading-nya sudah lebih dari $2B+.

🔥Kalau dibilang dengan cara lain, setiap ada total $100 volume Trading Tokenized Stock di seluruh dunia, lebih dari $94-nya diperdagangkan di Binance.

💸Tokenized Stock itu di Binance disebut bStocks. Nilainya ditukar 1:1 dari Binance Stocks Position, dan Anda bisa langsung melakukan transaksi di Binance Centralized Order Book.

💰Likuiditas yang dibutuhkan itu dipasangkan sampai ke BNB Chain, jadi ketika pasar Saham AS tutup pun, Anda masih bisa terus beli-jual Tokenized Stocks.

⚡️Dulu orang-orang harus menunggu sampai pasar saham besar buka. Sekarang, berkat Binance, kapan pun bisa trade dan cari keuntungan.

💡Jadi kalau kita pikirkan baik-baik, meski pasar di lingkungan sekitar tutup, kebutuhan kita tidak ikut tutup.

🛠️Begitu saja: walaupun pasar saham U.S. tutup, politik, ekonomi, berita global, dan peluang-peluang tetap ada, dan uang orang-orang juga tidak pernah diam.

❤️‍🔥Saat ini pasar saham tidak lagi 24/5, melainkan sedang beralih menjadi pasar 24/7.

💬Teman-teman juga, ketika pasar saham AS tutup, kalian tetap diam saja? Atau langsung lari ke Binance untuk trade saham? Kalau trade, beri tahu adik-adik yang mungkin belum tahu di kolom komentar di bawah ini ya.

#Buka akun Binance

Kode Referral 20% OFF 👉 gunakan ZOEAI

👉 Tautan untuk membuka akun: https://www.binance.com/join?ref=ZOEAI

DISCLAIMER: BUKAN SARAN KEUANGAN. MOHON LAKUKAN Riset SENDIRI (DYOR)