Bitcoin Bertahan Dekat $65K saat Ketegangan Timur Tengah Mengguncang Pasar
Saya terus memantau Bitcoin, dan pasar hari ini adalah pengingat lain bahwa kripto tidak bergerak dalam ruang hampa.
Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang sehaluan Iran telah meningkat, dengan serangan dan ancaman terbaru di sekitar kepentingan Arab Saudi memunculkan kekhawatiran baru terkait keamanan pelayaran regional dan stabilitas energi.
Judul ini menarik karena pasar bereaksi dengan cara yang berbeda. Minyak tetap bergejolak di sekitar area $80 alih-alih jatuh di bawahnya. Pada 7 Agustus, Brent dilaporkan berada di kisaran $81–82, sementara WTI diperdagangkan di level pertengahan $70-an.
Untuk Bitcoin, pertanyaan besarnya bukan sekadar apakah BTC bisa bertahan di atas $65.000. Melainkan apakah ketidakpastian geopolitik mengubah likuiditas, ekspektasi inflasi, dan selera risiko di seluruh pasar global.
Belakangan ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar wilayah pertengahan $60K, setelah sempat menembus di atas $65K pada akhir Juli. Itu membuat area $65K menjadi penting secara psikologis, tetapi sebaiknya jangan menganggap satu level sebagai zona dukungan atau resistensi yang pasti.
Emas juga tetap menjadi sinyal penting, karena investor sering beralih ke aset defensif tradisional ketika ketidakpastian geopolitik meningkat.
Menurut pandangan saya, langkah berikutnya pada BTC mungkin lebih bergantung pada apa yang terjadi setelah berita tersebut, bukan pada judulnya: minyak, dolar AS, imbal hasil Treasury, dan likuiditas global.
Pertanyaan kunci yang sedang saya pantau itu sederhana: Apakah Bitcoin bisa terus menyerap guncangan geopolitik tanpa kehilangan struktur pasar yang lebih luas?
Anda sedang paling fokus memantau apa sekarang—BTC, minyak, atau emas?
#Bitcoin #BTC #CryptoMarket #CryptoNews $BTC
#SKHynixToInvest19.1TWonInM17Plant @EthioCoinGiram1
Saya terus memantau Bitcoin, dan pasar hari ini adalah pengingat lain bahwa kripto tidak bergerak dalam ruang hampa.
Ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang sehaluan Iran telah meningkat, dengan serangan dan ancaman terbaru di sekitar kepentingan Arab Saudi memunculkan kekhawatiran baru terkait keamanan pelayaran regional dan stabilitas energi.
Judul ini menarik karena pasar bereaksi dengan cara yang berbeda. Minyak tetap bergejolak di sekitar area $80 alih-alih jatuh di bawahnya. Pada 7 Agustus, Brent dilaporkan berada di kisaran $81–82, sementara WTI diperdagangkan di level pertengahan $70-an.
Untuk Bitcoin, pertanyaan besarnya bukan sekadar apakah BTC bisa bertahan di atas $65.000. Melainkan apakah ketidakpastian geopolitik mengubah likuiditas, ekspektasi inflasi, dan selera risiko di seluruh pasar global.
Belakangan ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar wilayah pertengahan $60K, setelah sempat menembus di atas $65K pada akhir Juli. Itu membuat area $65K menjadi penting secara psikologis, tetapi sebaiknya jangan menganggap satu level sebagai zona dukungan atau resistensi yang pasti.
Emas juga tetap menjadi sinyal penting, karena investor sering beralih ke aset defensif tradisional ketika ketidakpastian geopolitik meningkat.
Menurut pandangan saya, langkah berikutnya pada BTC mungkin lebih bergantung pada apa yang terjadi setelah berita tersebut, bukan pada judulnya: minyak, dolar AS, imbal hasil Treasury, dan likuiditas global.
Pertanyaan kunci yang sedang saya pantau itu sederhana: Apakah Bitcoin bisa terus menyerap guncangan geopolitik tanpa kehilangan struktur pasar yang lebih luas?
Anda sedang paling fokus memantau apa sekarang—BTC, minyak, atau emas?
#Bitcoin #BTC #CryptoMarket #CryptoNews $BTC
#SKHynixToInvest19.1TWonInM17Plant @EthioCoinGiram1