AS dan Jepang baru saja melakukan intervensi mata uang bersama secara rahasia dengan menjual euro untuk mendukung yen. ECB mengetahuinya setelah tindakan itu sudah dilakukan. Intervensi bersama pertama dalam hampir 30 tahun baru saja terjadi tanpa memberi tahu Eropa.
Ini adalah salah satu gangguan paling signifikan dalam koordinasi bank sentral Barat dalam beberapa dekade.
Kerangka moneter G7 telah beroperasi berdasarkan prinsip koordinasi sejak Plaza Accord pada 1985. Intervensi mata uang besar dibahas. Sekutu diberi tahu. Sistem ini berjalan atas dasar kepercayaan dan komunikasi antara bank sentral terkemuka di dunia.
AS baru saja menjual euro untuk mendukung yen tanpa memberi tahu ECB.
Bukan pemberitahuan terlambat. Bukan peringatan singkat di muka. ECB mengetahuinya setelah tindakan itu sudah dieksekusi.
Beberapa pejabat ECB menyebut ini sebagai pemutusan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari praktik yang sudah mapan selama puluhan tahun. Ini bukan sekadar iritasi diplomatik. Ini adalah sinyal bahwa aturan yang mengatur kerja sama moneter Barat sedang ditulis ulang secara sepihak.
Pikirkan apa artinya dalam konteks yang lebih luas.
Yen baru saja menyentuh titik terendah 40 tahun. Jepang menghabiskan $74 miliar untuk intervensi dan gagal. Posisi short spekulatif mencapai negatif $11 miliar dengan tiga pekan berturut-turut kenaikan. Kesenjangan suku bunga antara AS dan Jepang adalah pendorong struktural dan tidak ada yang mengubahnya.
Jadi AS turun tangan. Secara diam-diam. Menggunakan euro. Tanpa meminta persetujuan Brussels.
ECB mengelola mata uang 20 negara. Dengan ratusan miliar euro dijual dalam intervensi yang dikoordinasikan tanpa pengetahuan sebelumnya, hal itu memengaruhi kebijakan moneter mereka, target inflasi mereka, dan hubungan mereka dengan negara bagian anggota mereka.
90 bank sentral sudah bergerak menjauh dari Dolar AS. Emas mengungguli surat utang sebagai aset cadangan teratas. Dan sekarang AS baru saja melakukan operasi mata uang rahasia yang mempermalukan sekutu moneter terdekatnya.
Tatanan keuangan global tidak hanya terfragmentasi secara geopolitik.
Ia terfragmentasi secara institusional.
#ECB #Yen #Japan #CurrencyWar #CentralBanks