🚨Seseorang memperingatkan bahwa siklus historis panjang pasar bisa pecah, dan menurut mereka alasannya adalah siklus teknologi yang tidak ada yang mematok harga dengan benar.

Selama kira-kira satu abad, S&P 500 mengikuti pola kurang lebih 25 tahun naik diikuti 9 hingga 12 tahun turun, berulang cukup konsisten sehingga banyak yang menganggapnya seperti hukum pasar yang nyaris permanen.

Menurut analis ini, pola tersebut bertahan karena setiap lari besar pasar beruang-bulls sebelumnya didorong oleh sebuah teknologi yang butuh puluhan tahun untuk benar-benar terserap ke dalam harga—kereta api, listrik, internet—masing-masing memberi pasar waktu bertahun-tahun untuk tumbuh seiring cerita itu.

Argumennya adalah bahwa AI mengompres besaran penyesuaian harga yang sama ke dalam sekitar 24 bulan, bukan satu generasi, sehingga tersisa ruang yang sangat sedikit untuk terus bertumbuh.

Sinyal yang mereka tunjuk sebagai lampu peringatan:

- Valuasi membentang ke level yang tidak terlihat dalam 100 tahun
- Distribusi mulai muncul di pasar yang lebih luas
- Orang dalam menjual saham mereka sendiri
- Warren Buffett memegang posisi kas terbesar dalam kariernya
- Michael Burry secara publik menyebut ini sebagai pengulangan tahun 1999

Kesimpulan mereka: siklus 25 tahun membutuhkan katalis yang mampu bertahan selama 25 tahun, dan mereka yakin katalisnya sudah habis dipakai.

Apakah siklus ini akan terjadi seperti yang mereka harapkan adalah sesuatu yang setiap investor harus memutuskan sendiri.

Bukan nasihat keuangan. Lakukan riset Anda sendiri.
$KO $AAPL $MSFT