Perusahaan Minyak Nasional Libya (National Oil Corp.) mengatakan rencananya menaikkan produksi minyak menjadi 2 juta barel per hari pada awal dekade berikutnya masih sesuai rencana setelah anggaran terpadu yang difasilitasi oleh AS membuka jalan bagi dorongan investasi, menurut Bloomberg.

Perjanjian anggaran ini bertujuan untuk mendukung upaya meningkatkan produksi, kata laporan tersebut.