Jika kamu ingin menjadikan trading koin sebagai penghasilan kedua, dan bertahan jangka panjang di pasar ini, 8 aturan besi dari Kak Yen adalah jimat paling ampuh untukmu. Orang yang bisa untung saat bull market memang banyak, tetapi jumlah orang yang masih bisa hidup saat bear market sangat sedikit.
Aku pernah jatuh ke lubang, membayar biaya belajar, dan semuanya akhirnya dirangkum menjadi poin-poin ini:
Pertama, penurunan tajam paling mampu memperjelas hakikat koin. Saat market jatuh berantakan, koin itu justru hanya turun sedikit atau bahkan bergerak mendatar—biasanya ada dana yang diam-diam menopang, sehingga setelah itu lebih mudah untuk bangkit.
Kedua, setelah tren sudah terbentuk, jangan ragu. Saat harga naik, tahan; jangan karena naik sedikit lalu langsung kabur. Saat harga turun, selama tren belum rusak, jangan menakut-nakuti diri sendiri. Jika muncul aksi jual besar dengan volume yang meledak, maka kurangi posisi—dengan tegas.
Ketiga, dalam trading jangka pendek, pantangan terbesar adalah mati-matian menahan. Beli tiga hari tapi tidak ada pergerakan, seharusnya keluar. Kalau salah dan rugi beberapa persen pun harus segera mengakui kesalahan. Kerugian kecil selalu lebih nyaman daripada kerugian besar.
Keempat, saat tidak ada yang memperhatikan, sering kali kesempatan sedang berkembang. Jika sebuah koin terus turun dalam waktu lama dan pasar sudah tidak lagi peduli, peluang mungkin segera datang. Tetapi jangan menutup mata saat melakukan bottom fishing; kamu harus melihat kembalinya dana dan sinyal berhentinya tren turun.
Kelima, selalu ikuti tren. Jangan merasa harga murah adalah kesempatan; banyak orang membeli koin yang terbelah dua, tetapi yang datang justru pemotongan pergelangan kaki. Di pasar, yang paling mahal biasanya bukan harga, melainkan berlawanan arah.
Keenam, setelah menghasilkan uang, jangan buru-buru melayang. Setiap kali profit, tanyakan pada diri sendiri: ini benar-benar kemampuan yang menghasilkan, atau keberuntungan yang mengantar? Kalau tidak bisa dijelaskan alasannya, besar kemungkinan berikutnya kamu akan melepas kembali ke sana.
Ketujuh, jika tidak yakin, keluarkan diri (cash) dengan mode kosong. Jangan trading demi trading. Para jagoan sejati bukan yang tiap hari membuka posisi, melainkan yang paham kapan harus bertindak dan kapan harus menunggu.
Kedelapan, pertahankan satu sistem trading yang cocok untukmu. Pasar berubah setiap hari, tetapi orang yang menghasilkan uang punya aturan mereka sendiri. Yang paling menakutkan adalah hari ini belajar ini, besok belajar itu—akhirnya tahu sedikit-sedikit semuanya, tapi tidak bisa melakukannya dengan baik.
Pada intinya, dalam trading bukan soal siapa yang paling ganas menghasilkan uang, melainkan siapa yang bisa bertahan paling lama.
Tolak yang fatamorgana, lakukan yang nyata—trading dengan order/rekaman live! Teman-teman yang ingin menghindari lubang dan ingin pasti menguntungkan, ikuti ritme Kak Yen.
Aku pernah jatuh ke lubang, membayar biaya belajar, dan semuanya akhirnya dirangkum menjadi poin-poin ini:
Pertama, penurunan tajam paling mampu memperjelas hakikat koin. Saat market jatuh berantakan, koin itu justru hanya turun sedikit atau bahkan bergerak mendatar—biasanya ada dana yang diam-diam menopang, sehingga setelah itu lebih mudah untuk bangkit.
Kedua, setelah tren sudah terbentuk, jangan ragu. Saat harga naik, tahan; jangan karena naik sedikit lalu langsung kabur. Saat harga turun, selama tren belum rusak, jangan menakut-nakuti diri sendiri. Jika muncul aksi jual besar dengan volume yang meledak, maka kurangi posisi—dengan tegas.
Ketiga, dalam trading jangka pendek, pantangan terbesar adalah mati-matian menahan. Beli tiga hari tapi tidak ada pergerakan, seharusnya keluar. Kalau salah dan rugi beberapa persen pun harus segera mengakui kesalahan. Kerugian kecil selalu lebih nyaman daripada kerugian besar.
Keempat, saat tidak ada yang memperhatikan, sering kali kesempatan sedang berkembang. Jika sebuah koin terus turun dalam waktu lama dan pasar sudah tidak lagi peduli, peluang mungkin segera datang. Tetapi jangan menutup mata saat melakukan bottom fishing; kamu harus melihat kembalinya dana dan sinyal berhentinya tren turun.
Kelima, selalu ikuti tren. Jangan merasa harga murah adalah kesempatan; banyak orang membeli koin yang terbelah dua, tetapi yang datang justru pemotongan pergelangan kaki. Di pasar, yang paling mahal biasanya bukan harga, melainkan berlawanan arah.
Keenam, setelah menghasilkan uang, jangan buru-buru melayang. Setiap kali profit, tanyakan pada diri sendiri: ini benar-benar kemampuan yang menghasilkan, atau keberuntungan yang mengantar? Kalau tidak bisa dijelaskan alasannya, besar kemungkinan berikutnya kamu akan melepas kembali ke sana.
Ketujuh, jika tidak yakin, keluarkan diri (cash) dengan mode kosong. Jangan trading demi trading. Para jagoan sejati bukan yang tiap hari membuka posisi, melainkan yang paham kapan harus bertindak dan kapan harus menunggu.
Kedelapan, pertahankan satu sistem trading yang cocok untukmu. Pasar berubah setiap hari, tetapi orang yang menghasilkan uang punya aturan mereka sendiri. Yang paling menakutkan adalah hari ini belajar ini, besok belajar itu—akhirnya tahu sedikit-sedikit semuanya, tapi tidak bisa melakukannya dengan baik.
Pada intinya, dalam trading bukan soal siapa yang paling ganas menghasilkan uang, melainkan siapa yang bisa bertahan paling lama.
Tolak yang fatamorgana, lakukan yang nyata—trading dengan order/rekaman live! Teman-teman yang ingin menghindari lubang dan ingin pasti menguntungkan, ikuti ritme Kak Yen.