Produk yang berorientasi pada pengguna menentukan pengalaman transaksi; API dan SDK yang berorientasi pada pengembang justru menentukan seberapa banyak hal baru yang dapat dilahirkan oleh sebuah protokol.
Jika informasi harga, posisi, dan catatan transaksi hanya bisa dilihat dari antarmuka resmi, maka ruang ekspansi proyek ini pada dasarnya terikat pada tim internal sendiri. Jika data bisa dibaca dan kemampuan untuk melakukan transaksi bisa dibuka melalui antarmuka standar, barulah pengembang pihak ketiga punya kesempatan untuk membangun terminal baru, dasbor data, pengingat posisi, alat strategi, serta produk manajemen akun.
@Hertzflow_xyz telah merilis REST API yang ditujukan untuk BNB Smart Chain di dokumentasi resmi. Cakupannya meliputi daftar pasar, harga, aktivitas pengguna, Vault, liquidity pool, papan peringkat, rekomendasi, XP, Credit, dan data Dashboard, serta historical K-line juga bisa dicari.
Semua antarmuka ini adalah permintaan GET yang terbuka; tidak memerlukan API Key, dan tidak akan memicu transaksi di-chain. Secara desain, pemisahan "membaca data" dan "menggerakkan aset" dibuat jelas: produk berbasis data memeriksa kondisi pasar dan aktivitas historis, tanpa menyentuh dompet pengguna; ketika benar-benar menyangkut perubahan aset, otorisasi dan tanda tangan tetap berada di dalam alur transaksi.
Yang lebih penting adalah @hertzflow/sdk-v2. TypeScript SDK ini mengumpulkan, dalam satu wadah berbasis antarmuka viem, pembacaan dan penulisan kontrak, oracle, antarmuka statistik, simulasi transaksi, perhitungan turunan, serta langganan event untuk akun.
Pengembang dapat membaca pasar, token, harga, posisi, dan order, serta menggabungkan order market, order limit, pengurangan posisi, take profit dan stop loss, dan penyesuaian margin; sebelum mengirim transaksi, mereka juga bisa memperkirakan biaya Gas dan eksekusi protokol. Modul likuiditas menangani penyimpanan dan pengambilan HzLP serta HzV, sedangkan modul event dapat memantau perubahan posisi, order, dan pergerakan dana.
Makna praktis dari semua ini adalah menghilangkan pekerjaan berulang membuat roda sendiri. Pengembang tidak perlu mengurai sendiri setiap data kontrak, tidak perlu memproses ulang presisi harga, dan tidak perlu merangkai oracle serta layanan statistik dari berbagai tempat—mereka bisa langsung fokus pada produk itu sendiri.
Sebagai contoh: alat analisis dapat menyusun dashboard lintas aset dengan daftar pasar dan data K-line; asisten posisi dapat berlangganan perubahan order, lalu mengirim pengingat saat kondisi terpenuhi; front-end transaksi baru dapat menjalankan simulasi terlebih dahulu, lalu menyerahkan tanda tangan (signature) ke dompet. Hertzflow menyediakan kemampuan protokol lapisan dasar, sementara aplikasi di sekelilingnya bertugas membentuk pengalaman pengguna menjadi versi masing-masing.
Saat ini, API resmi dan sebagian besar modul SDK protokol masih berfokus pada jaringan uji BSC. Ketika konfigurasi kontrak mainnet dan stabilitas antarmuka secara bertahap mengikuti, infrastruktur pengembangan untuk pengembang ini memiliki peluang menjadi jalur penting bagi Hertzflow untuk memperluas pintu masuk pengguna.
Pertumbuhan sebuah protokol tidak hanya mengandalkan produk resmi yang terus menambah fitur, tetapi juga bergantung pada pengembang eksternal yang bersedia terus membangun hal-hal di atasnya. API dan SDK adalah langkah nyata yang Hertzflow berikan untuk tujuan tersebut.
