Bitcoin turun selama jam perdagangan Asia. Menurut Sina Finance, analis Novaque Research mengatakan ekspektasi yang semakin mendingin terkait pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan kekhawatiran berkelanjutan soal inflasi AS terus membebani permintaan terhadap aset kripto.

Bitcoin mungkin menghadapi tekanan jual lebih lanjut karena lebih banyak trader berutang (leveraged) memasang taruhan untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang sementara pasokan bitcoin baru memasuki pasar, tambah Novaque. Jika harga gagal naik, para trader tersebut bisa dipaksa untuk mengurangi risiko (de-risk), yang dapat memicu gelombang jual lainnya. Bitcoin turun 0,2% menjadi $64.253,50.