#hype第二季度上涨79% HYPE token Q2 naik 79%, secara signifikan mengungguli pasar. Laporan kuartalan kedua tahun 2026 yang dirilis Hyperliquid Research Collective menunjukkan bahwa token asli HYPE naik sekitar 79% pada Q2, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $76,90. Sementara itu, Bitcoin turun sekitar 14% pada periode yang sama, sehingga kinerjanya relatif unggul sekitar 93%. Pasar mulai melihatnya lebih sebagai aset protokol yang mampu menghasilkan arus kas, bukan sekadar kripto ber-beta tinggi.

Faktor pendorong utama meliputi: pangsa volume perdagangan kontrak perpetual aset dunia nyata (RWA) HIP-3 melonjak dari 1,8% pada Q1 menjadi 32,2% pada Q2; nilai transaksi kuartalan mencapai US$213 miliar, mendekati sepertiga dari total volume perdagangan platform. Pendapatan protokol pulih setelah titik terendah di bulan April: pada Q2 sekitar US$169 juta, dengan US$141 juta di antaranya dikembalikan kepada pemegang melalui buyback; total pendapatan kumulatif menembus lebih dari US$1 miliar. Tiga ETF HYPE mulai diperdagangkan, dengan kepemilikan institusional (termasuk cadangan) sekitar 7,7% dari total supply. Volume perdagangan, open interest, dan pengguna aktif harian semuanya mengalami pertumbuhan.

Meski pendapatan kuartalan secara berurutan sedikit turun (dipengaruhi penetapan harga “growth mode”), penguatan fundamental bisnis dan meningkatnya perhatian institusional mendukung pergerakan harga token secara mandiri. Ke depan, perlu memantau penetrasi RWA yang berkelanjutan, penyesuaian biaya, serta sentimen keseluruhan pasar kripto.