Menurut Jin10, laporan intelijen AS yang baru mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dapat melancarkan serangan terbatas terhadap sekutu NATO dalam beberapa tahun mendatang untuk menguji tekad NATO. Laporan itu menguraikan kemungkinan skenario, mulai dari serangan siber hingga upaya penetrasi darat skala kecil, dan pejabat AS mengatakan penilaian tersebut muncul saat militer AS menghadapi kekurangan untuk beberapa jenis amunisi kritis. Pejabat lain mengatakan persediaan senjata yang berisiko termasuk rudal presisi jarak jauh, Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (Army Tactical Missile Systems), serta rudal permukaan-ke-udara Stinger jarak pendek.