Saham AS ditutup lebih rendah pada Kamis karena harga minyak melonjak seiring kekhawatiran terkait akses ke Selat Hormuz menjelang laporan pekerjaan AS utama pada Jumat, menurut RTHK.
Kontrak berjangka minyak Brent naik 3,8 persen menjadi menetap di US$82,49 per barel dan kontrak berjangka West Texas Intermediate AS menguat 2,8 persen menjadi US$77,29 setelah kantor berita Fars yang bersifat semi-resmi Iran mengatakan sebuah komite parlemen Iran sedang meninjau rancangan RUU awal yang akan melarang kapal AS, Israel, dan kapal "tidak bersahabat" lainnya melintasi selat tersebut. Rancangan RUU itu akan mengenakan denda hingga 20 persen dari nilai muatan kapal untuk pelanggaran.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 464 poin, atau 0,9 persen, menjadi 53.885. Indeks S&P 500 turun 13 poin, atau 0,2 persen, menjadi 7.709, sementara Nasdaq Composite melemah 15 poin, atau 0,1 persen, menjadi 26.348. Ukuran MSCI untuk saham-saham di seluruh dunia turun 3,8 poin, atau 0,3 persen, menjadi 1.145.
Data AS menunjukkan klaim pengangguran mingguan naik sedikit pada pekan lalu, sementara pemutusan hubungan kerja turun ke level terendah dalam dua tahun pada bulan Juli, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja yang stabil. Imbal hasil obligasi Treasury naik saat investor bersiap untuk laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja AS bulan Juli pada Jumat, sementara dolar menguat 0,44 persen terhadap yen menjadi 158,45.
