GSR menaikkan Bitcoin dalam model Core3 terbarunya saat pasar mendingin, memangkas eksposur Ether dan tetap mempertahankan Solana dalam porsi besar meski mengalami kerugian tajam. Apa yang berubah - Pada 5 Agustus, model Core3 GSR mengalokasikan 44,1% untuk Ether, 36,5% untuk Solana, dan 19,3% untuk Bitcoin (total dibulatkan 99,9%). - Ini merupakan pergeseran besar dibanding 15 Juli, ketika model memiliki 53,1% di Ether, 37,6% di Solana, dan hanya 9,2% di Bitcoin — kenaikan 10,1 poin persentase untuk BTC dan pemotongan 9 poin untuk ETH dalam waktu kurang dari sebulan. - Sebelumnya, pada 8 Juli model menunjukkan 46,7% ETH, 40,1% SOL, dan 13,1% BTC, menyoroti alokasi yang cepat bergerak yang dipicu sinyal. Mengapa penyesuaian GSR mengatakan pasar dalam minggu terbaru terasa lesu: aktivitas perdagangan rendah, pergerakan harga yang moderat, dan volatilitas yang turun. Dengan menafsirkan kondisi tersebut sebagai pasar yang tenang tanpa tren arah yang jelas, perusahaan meningkatkan eksposur Bitcoin dan memangkas Ether berdasarkan sinyal kuantitatif internal—bukan sekadar aksi harga terbaru. GSR juga memperingatkan bahwa ini adalah pandangan berbasis model, bukan prakiraan yang dijamin. Sorotan kinerja - Sejak awal tahun (2026): BTC -24,82%, ETH -35,49%, SOL -40,21% — Bitcoin menjadi yang berkinerja terbaik dari ketiganya meski menerima alokasi terkecil. - Satu tahun: BTC -47,08%, ETH -44,73%, SOL -54,89%. Penurunan di ketiganya menunjukkan kelemahan pasar yang luas, bukan masalah yang terisolasi pada satu rantai. - 30 hari terakhir: ETH +5,16%, BTC +1,26%, SOL -9,64%. - Minggu lalu: SOL +1,86%, BTC +1,19%, ETH -0,54%. Volatilitas dan rincian Solana - Volatilitas 30 hari terakhir: SOL 37,39%, ETH 41,69%, BTC 29,89%. Volatilitas SOL 60 hari masih lebih tinggi di 54,92%, menandakan perdagangan yang lebih tenang hanya baru-baru ini setelah periode yang volatil. - Penurunan besar SOL telah didorong oleh penjualan oleh whale, aktivitas DeFi yang lebih lemah, dan peristiwa likuidasi; pembaruan jaringan yang direncanakan positif untuk narasi jangka panjang, namun belum mencegah kerugian token yang tajam. Sepanjang satu tahun, kinerja SOL -54,89% lebih dalam daripada BTC dan ETH. Model vs keranjang pasif - Model Core3 turun 37,86% YTD dan 57,78% selama setahun. - Keranjang BTC/ETH/SOL dengan bobot sama turun 33,99% YTD dan 49,84% selama setahun. Karena itu, Core3 berkinerja lebih buruk daripada keranjang pasif sebesar 3,87 poin persentase pada 2026 dan 7,94 poin selama 12 bulan—pengingat bahwa alokasi aktif berbasis sinyal dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian dibanding split yang statis. - Volatilitas model: 30 hari 38% (vs 35,87% untuk keranjang berbobot sama); 60 hari 42,64% (vs 43,69%). Konteks dan prospek Rasio ETH/BTC yang selama ini tertekan relatif terhadap Bitcoin telah mendorong rasio tersebut mendekati titik terendah multi-tahun, dipengaruhi oleh permintaan institusional untuk BTC yang lebih kuat, persaingan dari Solana, dan pertanyaan yang masih menggantung tentang kemampuan ETH dalam menangkap nilai. GSR mengatakan alokasi mingguan yang akan datang akan bergantung pada volume perdagangan, momentum relatif, dan volatilitas; pembaruan berikutnya akan mengungkap apakah model terus bergeser ke arah Bitcoin atau berbalik arah. Penafian GSR menekankan bahwa alokasi ini adalah output model hipotetis, tidak termasuk biaya transaksi dan manajemen, serta tidak memperhitungkan imbal hasil staking. Materi ini ditujukan untuk investor profesional, bukan nasihat investasi, dan GSR dapat mengambil posisi yang berbeda dari model yang dipublikasikan atau memperdagangkan aset-aset ini untuk akun miliknya sendiri. Intinya: dengan volatilitas yang mereda, sinyal GSR mendorong model Core3 ke eksposur Bitcoin yang lebih besar—sikap defensif setelah kerugian besar pada ETH dan SOL—namun juga menegaskan seberapa cepat alokasi kuantitatif dapat berubah sebagai respons terhadap struktur mikro pasar. Baca lebih lanjut berita berbasis AI di: undefined/news