Lebih dari 1.900 usaha kecil di pusat perbelanjaan pinggir jalan, termasuk minimarket, toko vape, dan pencucian mobil, tetap berizin untuk mensponsori pekerja asing di bawah skema pekerja terampil (skilled worker) Inggris meski aturan visa diperketat, menurut BBC. BBC Verify menemukan lebih dari 1.500 toko kelontong dan toko serba ada, 150 operator taksi, 100 toko tukang cukur, serta puluhan tempat cuci mobil dan toko vape masih tercatat dalam daftar setahun setelah perubahan membatasi jalur tersebut terutama untuk pekerjaan tingkat lulusan (graduate-level) yang membayar setidaknya £41.700.
Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood memerintahkan peninjauan mendesak dua bulan lalu setelah muncul kekhawatiran tentang kemungkinan penyalahgunaan sistem. Kantor Dalam Negeri menyatakan lebih dari 100 pekerjaan kini tidak memenuhi syarat untuk visa pekerja terampil baru, sementara 68.067 visa pekerja terampil diberikan dalam 12 bulan hingga Maret tahun ini, turun 30% dibanding setahun sebelumnya. Departemen itu juga mengatakan telah mencabut 3.299 lisensi pada 2025, dibanding 347 pada 2023. BBC Verify secara terpisah menemukan 60 bisnis dalam daftar yang telah dijatuhi denda gabungan sebesar £2,5 juta karena mempekerjakan pekerja ilegal antara April 2024 dan Desember 2025.
