Laporan Keuangan Pertama SpaceX: AI Sepenuhnya Menggandeng Nvidia, Saham Justru Anjlok 13%
SpaceX melontarkan kejutan besar dalam panggilan konferensi laporan keuangan pertama dalam sejarah perusahaan. CEO #馬斯克 (Elon Musk) mengumumkan bahwa layanan kecerdasan buatan di masa depan akan sepenuhnya bergantung pada sistem #輝達 (Nvidia), serta berencana membangun pusat data orbit luar angkasa yang canggih dengan “Starmind satelit”.

Musk mengatakan bahwa SpaceX akan sepenuhnya mengadopsi arsitektur terbaru Vera Rubin dari Nvidia sebagai sistem inti AI. Berkat kabar ini, saham Nvidia pada Rabu naik 3,43% dan ditutup pada 219,22 dolar; namun saham SpaceX justru merosot 13,61% dan ditutup pada 108,27 dolar. Analisis pasar menilai ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap biaya besar serta tantangan teknis dalam penempatan ke luar angkasa.

Dalam perencanaan daya komputasi, Musk memperkirakan pada akhir tahun daya komputasi akan melampaui 2 gigawatt (GW), dan pada akhir tahun depan diproyeksikan mendekati 10 gigawatt. Perusahaan juga berencana meluncurkan satelit Starmind tahun depan, sekaligus menerapkan sistem kelas NVL72 Vera Rubin di darat dan di luar angkasa, untuk memecahkan kebuntuan keterbatasan lahan dan konsumsi energi di Bumi.

Meski tantangan belanja modal menjadi perhatian utama, kinerja laporan keuangan SpaceX tetap sangat menarik. Berkat perjanjian layanan cloud, serta peningkatan jumlah pengguna Grok dan langganan X, pendapatan AI melonjak tajam: naik 213% secara kuartalan dan 247% secara tahunan, hingga mencapai 2,6 miliar dolar. Selain itu, SpaceX juga telah menandatangani perjanjian sewa bernilai miliaran dolar dengan Google dan Anthropic, menyediakan dukungan daya komputasi yang kuat untuk pengembangan layanan AI-nya.
$NVDA.US